Dilarang Bawa Kendaraan ke Sekolah, Siswa Keluarkan Biaya Ekstra

, Jurnalis
Selasa 11 Oktober 2016 20:00 WIB
Foto: Ilustrasi Okezone
Share :

PADANGPANJANG - Larangan bagi pelajar membawa kendaraan ke sekolah di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), terlihat berlaku efektif.

"Kami sekarang tidak lagi membawa kendaraan ke sekolah setelah adanya surat edaran dari Pemkot Padang Panjang," kata salah seorang pelajar di SMK Cendana, Nola di Padang Panjang, Selasa (11/10/2016).

Dia mengaku sudah tidak membawa kendaraannya ke sekolah sejak dikeluarkannya surat edaran itu oleh Dinas Pendidikan Padang Panjang beberapa minggu lalu.

Surat edaran itu dipatuhi Nola mengingat dirinya juga belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diterbitkan oleh pihak Kepolisian. "Kami tidak ingin melanggar aturan yang berlaku sama dengan pelajar lainnya," ujarnya.

Pelajar lainnya, Romi juga tidak mempermasalahkan kebijakan Pemkot Padang Panjang mengeluarkan surat edaran larangan membawa kendaraan ke sekolah itu.

"Kebetulan lokasi sekolah dengan tempat tinggal tidak seberapa jaraknya, jadi kebijakan itu tidak kami permasalahkan betul," katanya.

Menurut dia, kebijakan itu hendaknya harus dicarikan solusi yang terbaik, mengingat pelajar yang biasanya membawa kendaraan, namun saat ini tidak lagi dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk transportasi umum.

"Bagi yang berekonomi menengah ke atas mungkin tidak mempermaslahkannya, namun bagi masyarakat yang berekonomi menengah ke bawah kebijakan itu akan menjadi polemik," sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Padang Panjang Desmon membenarkan kebijakan larangan pelajar membawa kendaraan ke sekolah itu dipatuhi oleh para siswa dan orang tua wali murid. "Hal itu terbukti dari sepinya halaman sekolah dari kendaraan pelajar baik itu roda dua maupun empat sejak diberlakukan kebijakan itu," sebutnya.

Pemkot Padang Panjang akan menyediakan bus bagi sekolah pada tahun anggaran 2017, untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi pelajar tersebut. "Kami akan alokasikan dana untuk pengadaan bus sekolah pada 2017. Mudah-mudahan berjalan lancar," sebut Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis.

Tidak itu saja, pihak organda juga berencana akan memaksimalkan rute trayek angkutan kota yang ada di Padang Panjang.

"Kami akan maksimalkan rute trakyek angkutan kota yang selama ini tidak dimanfaatkan oleh angkutan kota di Padang Panjang ini," jelas Ketua Organda Padang Panjang, Syarial.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya