KARANGANYAR - Operasi Simpatik Candi 2017 yang digelar Polres Karanganyar dipenuhi rasa haru. Pasalnya pelajar sekolah yang terkena razia mendapat tugas sungkem pada orangtua.
Usai mendapat tausiyah dari Ustadz Ipda Haji Rohmat, pelajar yang terjaring razia dikumpulkan dalam satu ruangan di ruang pertemuan Satpas SIM Sat Lantas Polres Karanganyar. Selanjutnya orangtua dan juga guru dari siswa yang terkena razia dipertemukan.
"Kita gelar ini untuk tingkatkan kedisiplinan bagi pelajar, agar terhindar dari kecelakaan yang melibatkan pelajar serta mengurangi pelanggaran berlalu-lintas dan menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas," jelas Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada Okezone, Kamis (2/3/2017).
Untuk itu lanjut Ade, para murid harus melakukan sungkem dan meminta maaf pada orangtua berjanji untuk tidak akan mengulangi perbuatannya yang dituangkan dalam surat pernyataan dan disaksikan langsung oleh petugas Polres Karanganyar.
"Karena ada sebagian anak yang nekat mengendarai motor tanpa izin orang tua," lanjut Ade.