KKN di Mojokerto, Putra Presiden Tak Dapat Perlakuan Khusus

Zen Arivin, Jurnalis
Kamis 14 Juli 2016 13:10 WIB
foto: Zen Arivin/Okezone
Share :

Sementara itu, Rektor UKP Surabaya Rolly Intan mengatakan, kegiatan COP ini hampir sama dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dilakukan mahasiswa dari kampus lainnya. "Ada beberapa program pembangunan yang akan kami lakukan disana, salah satunya untuk pembangunan jembatan dan pembangunan irigasi persawahan dan pembangunan lain, misalnya sarana pendidikan dan lain sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, semua mahasiswa akan mendapatkan perlakuan sama. Mereka akan menginap di beberapa desa yang sudah ditentukan di dua kecamatan, yakni Jatirejo dan Gondang. Tak terkecuali Kesang, anak presiden Jokowi. "Tidak ada perbedaan. Semuanya diperlakukan sama. Bahkan tempat tidur Kesang juga sama dengan yang lain. Saya yakin, Kesang bisa menerima itu," imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, Kesang akan ditempatkan di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang. Rolly pun mengaku tidak melakukan persiapan yang berbeda meskipun pada kegiatan kali ini anak presiden Jokowi ikut di dalamnya. "Tidak ada yang berbeda. Justru Kesang meminta jangan ada persiapan-persiapan apapun. Dia juga akan mengikuti kegiatan ini sampai selesai," tandasnya.

Sementara itu, Greet (24) salah seorang mahasiswi asal Belanda mengatakan, ia sengaja ikut serta dalam kegiatan ini. Ia mengaku ingin mencari pengalaman baru di Mojokerto. "Saya ingin mempelajari kebudayaan yang ada di Mojokerto. Ingin menyatu dengan warga sekitar dan membantu penduduk lokal," akunya.

Selain akan diikuti oleh Kaesang dan para mahasiswa UK Petra, kegiatan itu juga akan diikuti oleh mahasiswa dari sejumlah universitas di berbagai negara. Di antaranya University of The Netherlands, Fu Jen University Taiwan, Lignan University Hongkong, Chinese University of Hong Kong, Guangxi Normal University China, Guangxi University of Science and Technology China, Conventry University of London, dan Universitas SIM Singapore. Mereka akan ditempatkan di 5 desa, yaitu Desa Jembul, Rejosari, Gumeng, Dilem, dan Jati Dukuh.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya