Perpustakaan Asyik Favorit Mahasiswa

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis
Rabu 18 November 2015 17:19 WIB
Seseorang sedang membaca buku di perpustakaan. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Waktu untuk membaca buku saat ini semakin sedikit. Apalagi, semenjak munculnya berbagai macam gadget, orang cenderung malas membaca buku dan lebih memilih menyimak informasi melalui internet atau media sosial.

Meski demikian, nyatanya keberadaan perpustakaan masih menjadi arena favorit bagi orang yang hobi membaca. Bahkan, beberapa perpustakaan didesain secara modern dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang membuat pengunjung betah berlama-lama di sana.

"Perpustakaan yang asyik itu punya koleksi buku yang lengkap, terus bukunya terawat, diberi sampul," ujar seorang jurnalis bernama Tiffany kepada Okezone, Rabu (18/11/2015)

Cewek yang hobi baca sejak kecil itu berpendapat, perpustakaan dengan desain kuno itu epik. Sedangkan perpustakaan dengan desain colourfull membuat pengunjung merasa nyaman. Dia mengaku, tak terlalu memikirkan desain atau suasana suatu perpustakaan asal buku yang dicari tersedia.

"Kalau lihat foto dan tulisan kayaknya Perpustakaan Universitas Cambridge sama Oxford bagus banget. Tapi, kalau dalam negeri aku suka Perpustakaan Nasional," terang alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Tiffany menceritakan, waktu SMA dirinya suka membaca roman. Mengingat roman sulit ditemukan di toko buku, dia memilih meminjam buku dari Perpustakaan Nasional. "Kalau buku yang dipinjam dari perpustakaan kebanyakan nonnovel. Soalnya kalau novel aku beli sendiri," imbuhnya.

Selama menjadi pencinta buku, Tiffany menyayangkan ulah para peminjam buku perpustakaan yang tak bisa menjaga buku dengan baik. Dia pun kerap merasa kesal jika buku yang dijual di toko buku banyak dibuka plastik pelindungnya oleh pengunjung.

"Waktu itu, sempat ke toko buku dan melihat ada empat buku dengan judul sama yang dibuka plastiknya. Menurut aku tindakan itu sama saja enggak menghargai penulisnya. Soalnya itu kan toko buku, bukan perpustakaan, jadi kalau mau dibuka untuk referensi ya cukup satu," tutupnya. (ira)

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya