JAKARTA - Lulusan jurusan Kehutanan memiliki peluang karier yang cukup beragam, tidak hanya bekerja di kawasan hutan. Bekal pengetahuan mengenai ekologi, pengelolaan sumber daya alam, satwa, hingga tanah membuat lulusan bidang ini dapat berkarier di lembaga nonprofit, penelitian, konservasi, maupun pemetaan.
Jurusan Kehutanan sendiri mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan hutan dan lingkungan, termasuk pengelolaan kayu, ekosistem tumbuhan, satwa, serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
1. NGO
Lulusan Kehutanan dapat berkarier di Non-Governmental Organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Profesi ini cocok bagi mereka yang ingin terlibat langsung dalam isu lingkungan dan kelestarian hutan.
Di lembaga nonprofit, lulusan Kehutanan dapat menangani berbagai persoalan, seperti penebangan liar, kebakaran hutan, perlindungan satwa, hingga kampanye pelestarian lingkungan.
Penghasilan yang diperoleh dari profesi ini disebut berkisar antara Rp3,2 juta hingga Rp5,1 juta per bulan, tergantung posisi dan lembaga tempat bekerja.