Aturan ini diberlakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap pencapaian akademik siswa sekaligus mengajarkan tanggung jawab atas kebebasan yang diberikan.
2. Kolese De Britto
Sekolah lainnya adalah Kolese De Britto yang berada di Yogyakarta. Sekolah Katolik ini didirikan pada 19 Agustus 1948 dan dikenal memiliki pendekatan yang cukup longgar dalam urusan penampilan siswa.
Kolese De Britto tidak menjadikan atribut atau penampilan sebagai faktor utama dalam proses pendidikan. Sekolah menilai hal yang lebih penting adalah bagaimana siswa menjalani proses belajar dan bertanggung jawab terhadap pilihannya.
Karena itu, rambut gondrong tidak menjadi persoalan utama selama siswa tetap mampu menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelajar.
3. Pangudi Luhur