"FYI bukan maksud menggampangkan pencapaiannya, aku baca lagi ini tuh 연세대어학당 alias lembaga bahasa. Jadi dia baru menyelesaikan kursus bahasa Korea di lembaga bahasa yang kebetulan di bawah naungan Yonsei, jadi bukan official degree ya. Kalau di Indonesia kayak menyelesaikan kelas BIPA," tulis akun tersebut.
Warganet lainnya juga menjelaskan bahwa program musim panas merupakan kegiatan akademik yang bersifat terbuka dan dapat diikuti peserta dari berbagai negara tanpa harus menjadi mahasiswa reguler universitas tersebut.
Menurut mereka, banyak kampus ternama dunia seperti Harvard maupun Oxford juga menawarkan program serupa yang bertujuan memperluas pengalaman belajar internasional.
Komentar lain menyebut bahwa membandingkan summer program dengan pendidikan doktoral dinilai kurang tepat karena memiliki tujuan, durasi, dan capaian akademik yang berbeda.
Meski menuai beragam komentar, banyak warganet menilai pengalaman mengikuti program singkat di universitas bergengsi tetap memiliki nilai tersendiri. Selain meningkatkan kemampuan akademik maupun bahasa, program seperti ini juga membuka kesempatan membangun jejaring internasional serta memahami budaya negara lain, meski tidak menghasilkan gelar sarjana, magister, ataupun doktor.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik