“Hari ini kita tidak hanya membuka kompetisi pelajar, tetapi juga meluncurkan standar baru pendidikan di Provinsi Banten. Sekolah Adiwiyata dan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan siap menyongsong Indonesia Emas,” ungkap Andra Soni.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan perundungan.
“Deklarasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen nyata untuk menghadirkan sekolah yang sehat, aman, nyaman, dan bebas bullying. Pemkot Tangerang telah membentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta menghadirkan layanan digital Si Lacak Perak guna memperkuat pemantauan dan penanganan cepat terhadap kasus kekerasan di lingkungan sekolah,” jelas Sachrudin.
Sachrudin juga mengajak seluruh peserta Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 untuk menjadikan kompetisi tersebut sebagai ruang belajar, berprestasi, sekaligus mempererat persahabatan antardaerah di Provinsi Banten.
“Anak-anakku, tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan Kota Tangerang sebagai rumah yang ramah, nyaman, dan penuh semangat kebersamaan,” pesannya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik