JAKARTA - Berapa skor TOEFL untuk beasiswa LPDP 2026? Bagi calon pendaftar beasiswa LPDP 2026, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu syarat penting yang wajib dipenuhi. Sertifikat TOEFL menjadi dokumen utama untuk mendaftar program magister (S2) maupun doktoral (S3), baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Karena itu, penting untuk mengetahui jenis TOEFL yang diterima LPDP beserta skor minimal yang harus dicapai agar peluang lolos administrasi semakin besar.
Sebelum mengikuti tes, peserta perlu memastikan jenis TOEFL yang digunakan memang diakui oleh LPDP. Saat ini, terdapat dua jenis tes yang diterima:
1. TOEFL iBT (Internet-Based Test)
TOEFL iBT merupakan tes berbasis internet yang mengukur empat kemampuan bahasa Inggris, yakni listening, reading, speaking, dan writing. Jenis tes ini banyak digunakan untuk kebutuhan studi internasional karena diakui oleh berbagai universitas di dunia.
Untuk kebutuhan LPDP, skor TOEFL iBT yang biasanya diminta berada di kisaran 80–100, tergantung universitas tujuan.
2. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
TOEFL ITP mengukur kemampuan listening, structure and written expression, serta reading. Tes ini umumnya digunakan untuk pendaftaran perguruan tinggi dalam negeri.
Walau diterima LPDP, skor TOEFL ITP biasanya hanya berlaku di Indonesia dan tidak dapat digunakan untuk mendaftar ke sebagian besar universitas luar negeri.
Peserta juga perlu berhati-hati karena tidak semua sertifikat TOEFL bisa digunakan. TOEFL Prediction atau tes dari lembaga tidak resmi umumnya tidak diterima dalam proses seleksi LPDP.
Karena itu, pastikan mengikuti tes di lembaga resmi dan terakreditasi.
Berikut rincian skor minimal TOEFL untuk pendaftaran LPDP berdasarkan jenjang pendidikan dan tujuan studi:
Program S2 (Magister)
Dalam Negeri
Luar Negeri
Beberapa kampus ternama di luar negeri bahkan meminta skor lebih tinggi, mulai dari 90 hingga 100 untuk TOEFL iBT.
Program S3 (Doktoral)
Dalam Negeri
Luar Negeri
Untuk universitas kelas dunia, persyaratan skor bisa mencapai lebih dari 100 pada TOEFL iBT.
Selain kemampuan bahasa Inggris, LPDP juga menetapkan syarat IPK minimal:
Program Magister (S2)
IPK minimal 3,00 dari skala 4,00
Program Doktoral (S3)
IPK minimal 3,25 dari skala 4,00
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik