JAKARTA – Beasiswa LPDP menjadi salah satu program pendanaan pendidikan yang banyak diminati oleh mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Selain menanggung biaya kuliah, program ini juga memberikan uang saku bulanan bagi penerima beasiswa.
Besaran uang saku tersebut berbeda di setiap negara karena disesuaikan dengan tingkat biaya hidup di wilayah tujuan studi. Secara umum, bantuan yang diberikan mencakup dana kebutuhan hidup bulanan, biaya buku, hingga berbagai kebutuhan akademik lainnya.
Beberapa negara tujuan studi bahkan memberikan nominal uang saku yang cukup besar karena memiliki biaya hidup tinggi. Berikut lima negara dengan perkiraan uang saku LPDP luar negeri yang relatif besar.
1. Amerika Serikat
Amerika Serikat menjadi salah satu negara dengan uang saku LPDP tertinggi. Penerima beasiswa dapat memperoleh sekitar USD 2.100 hingga USD 2.600 per bulan, atau setara sekitar Rp32,8 juta hingga lebih dari Rp40 juta.
Besaran ini biasanya berlaku untuk kota-kota dengan biaya hidup tinggi seperti New York, Boston, dan wilayah California.
2. Inggris
Di Inggris, penerima LPDP mendapatkan uang saku sekitar GBP 1.500 hingga GBP 1.900 per bulan atau sekitar Rp29 juta hingga Rp38 juta. Besaran dana tersebut dapat berbeda tergantung lokasi universitas serta tingkat biaya hidup di kota tempat studi.
3. Australia
Mahasiswa penerima LPDP yang menempuh studi di Australia memperoleh dana hidup sekitar AUD 2.500 hingga AUD 2.800 per bulan. Jika dikonversi ke rupiah, jumlahnya berkisar Rp26 juta hingga Rp29 juta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kuliah.
4. Swiss
Swiss juga termasuk negara dengan biaya hidup tinggi. Oleh karena itu, penerima LPDP di negara ini mendapatkan uang saku sekitar CHF 2.050 hingga CHF 2.400 per bulan, atau sekitar Rp36 juta hingga lebih dari Rp43 juta.
5. Belanda
Di Belanda, mahasiswa LPDP biasanya menerima dana hidup sekitar EUR 1.500 per bulan atau setara Rp25 juta hingga Rp26 juta untuk menunjang kebutuhan selama masa studi.
Besaran uang saku tersebut dirancang agar mahasiswa penerima beasiswa dapat memenuhi kebutuhan hidup selama belajar di luar negeri tanpa harus terbebani biaya tambahan yang terlalu besar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik