JAKARTA – Uang saku beasiswa LPDP merupakan salah satu komponen dukungan finansial yang diberikan kepada penerima beasiswa untuk membantu biaya hidup selama masa studi. Beasiswa Reguler LPDP dirancang untuk mahasiswa program magister dan doktor di dalam maupun luar negeri, dengan mekanisme dan syarat yang telah ditetapkan.
Uang saku adalah dana bulanan yang diberikan kepada penerima beasiswa untuk menutupi kebutuhan sehari-hari selama masa studi. Dana ini termasuk dalam paket beasiswa penuh yang mencakup biaya pendidikan, tunjangan hidup, biaya transportasi, asuransi, dan biaya lain yang relevan.
Tujuan pemberian uang saku adalah agar penerima beasiswa dapat fokus pada studi tanpa terbebani oleh biaya hidup selama masa kuliah.
Uang saku LPDP dapat digunakan untuk kebutuhan seperti:
Jumlah uang saku disesuaikan dengan biaya hidup di lokasi studi. Negara dengan biaya hidup tinggi biasanya mendapat uang saku yang lebih besar dibanding negara dengan biaya hidup lebih rendah.
Untuk studi di dalam negeri, besaran uang saku ditetapkan berdasarkan sejumlah kriteria seperti jenjang pendidikan, lokasi kampus, dan kebijakan LPDP terbaru.
Secara umum, berikut gambaran angka uang saku LPDP domestik:
Besaran ini dapat berubah tergantung kebijakan LPDP dan penyesuaian biaya hidup di kota tempat studi berlangsung. Angka di atas merupakan gambaran umum dan bukan nilai tetap yang berlaku untuk semua penerima.
Uang saku diberikan selama masa studi aktif dan disalurkan secara rutin setiap bulan. Besaran uang saku bisa berbeda jika studi dilakukan di luar negeri, mengingat biaya hidup di negara tujuan studi umumnya lebih tinggi.
Untuk program luar negeri, LPDP menyediakan uang saku yang lebih besar, misalnya di negara-negara seperti Inggris atau Amerika Serikat, sesuai dengan kebutuhan biaya hidup setempat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik