Uniknya, Forum Studentpreneur perdana ini tidak hanya diisi oleh narasumber dari satu benua saja, namun juga menghadirkan pelaku usaha asal Indonesia yang telah melebarkan sayap bisnisnya hingga ke benua Afrika seperti Sofyan Nur Asyadullah, Branch Manager Sadya Agrapana Nusantara.
Sofyan mengungkapkan bahwa segmentasi pasar di Afrika khususnya Mesir cukup unik dan memiliki banyak tantangan seperti cara komunikasi dengan masyarakat lokal yang menggunakan dialek Mesir (Amiyah), kebijakan pelabuhan, hingga fluktuasi harga barang.
“Adanya beragam tantangan di Mesir membuat kita semua sesama pelajar harus kreatif, inovatif, dan pantang menyerah. Bergabung di Forum Studentpreneur akan menambah wawasan dan semangat dalam mencapai tujuan kemandirian ekonomi kita bersama”, ungkap Sofyan.
Senada dengan Sofyan, pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Amerika Serikat, Khansa Fadli Hutomo yang merupakan CEO PT Karya Fondasi Hutama merangkap Sekretaris Jenderal PPI Dunia Kawasan Amerika Eropa berpendapat bahwa pada prinsipnya para pelajar Indonesia yang ingin memulai usaha harus pandai melihat peluang pasar selama menempuh studi di negara masing-masing.
“Bagi saya, prinsipnya jangan ragu untuk mencoba peluang peluang baru dan jangan mudah menyerah ketika dihadapkan dengan kegagalan. Perkuat kompetensi kalian dengan bergabung di PPI negara maupun kawasan masing-masing. Bersama-sama, kita bangun perekonomian Indonesia," kata Khansa.
(Dani Jumadil Akhir)