Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penelitian Ungkap Dampak Sering Begadang dan Shift Malam Bikin Susah Tidur

Salsyabila Sukmaningrum , Jurnalis-Rabu, 13 Desember 2023 |08:10 WIB
Penelitian Ungkap Dampak Sering Begadang dan Shift Malam Bikin Susah Tidur
Peneliti ungkap bagaimana begadang membuat seseorang susah tidur teratur (Foto: VeryWell Mind)
A
A
A

 

JAKARTA - Kamu sering begadang? Banyak pekerja di dunia yang perusahaannya menggunakan sistem shift, di mana jam kerja pegawai terbagi pagi, siang dan malam. Ternyata jam kerja yang bervariatif ini membuat para pekerja sulit tidur teratur, terutama pekerja yang sering shift di malam hari.

Melansir Science Alert, Rabu (13/12/2022), studi dari para ilmuwan Belanda dan Belgia mengumpulkan data kerja dan tidur 37.662 pekerja yang terbagi ke kelompok pekerja berdasarkan jadwal kerja siang atau malam. Enam kategori gangguan tidur yang diterima dari survei tersebut adalah insomnia, hipersomnia (kantuk berlebihan di siang hari), parasomnia (gerakan atau mimpi tidak normal), gangguan pernapasan terkait tidur, gangguan gerakan terkait tidur, dan gangguan ritme sirkadian tidur-bangun.

 BACA JUGA:

“Kami menunjukkan bahwa dibandingkan dengan bekerja dengan shift reguler di siang hari, bekerja dengan tipe shift lain dikaitkan dengan kejadian gangguan tidur yang lebih tinggi, terutama pada kerja shift malam yang bergilir dan teratur,” kata ilmuwan Marike Lancel, dari Universitas Groningen di University of Groningen. Belanda, dikutip Rabu (13/12/2023).

Sekitar 26% pekerja dari survei terindikasi mengalami dua atau lebih gangguan tidur. Dari keseluruhan pekerja yang diteliti, 1-3 orang setidaknya punya satu gangguan tidur. Tim peneliti juga melakukan pengelompokan hasil berdasarkan faktor demografi tertentu.

 BACA JUGA:

Gangguan tidur lebih sering terjadi pada wanita, meskipun pria cenderung tidur lebih sedikit. Pekerja yang berusia 30 tahun ke bawah juga lebih banyak mengalami gangguan tidur, meskipun rata-rata orang yang lebih tua memiliki waktu tidur yang lebih sedikit.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement