Berdasarkan pengujian laboratorium dari sedimen pasir, telah ditemukan unsur besi (Fe). Kandungan besi membuat pasir dapat menyerap radiasi matahari. Hal ini membuat pasir menjadi hangat. Panas pada pasir akan diserap oleh kulit dan membuat pembuluh darah melebar sehingga menyebabkan tekanan darah menurun.
“Temuan ini selaras dengan data responden pengunjung yang telah melakukan terapi, bahwa tekanan darah responden menurun setelah dilakukannya terapi,” kata Hadi, Senin (20/11/2023).
Saat pantai surut, gundukan pasir menjadi timbul ke permukaan membentuk daratan kecil. Di lokasi tersebut pengunjung melakukan terapi atau pun sekadar bermain pasir. Hal ini didukung dengan kondisi pantai Kejawanan yang berada di kawasan laut Jawa yang memiliki arus tidak terlalu kencang serta ditambah tiupan angin yang tidak terlalu kencang.
“Dari beberapa kondisi tersebut, dapat diketahui bahwa terapi pasir di Kejawanan dapat dilakukan saat waktu surut dengan aman,” tambah Hadi.
Atas riset awal tersebut, tim selanjutkan akan membuat rekomendasi terapi yang aman dan berkelanjutan di pantai Kejawanan dengan mempertimbangkan aspek oseanologinya. Rekomendasi ini akan disusun dalam bentuk buku saku. Selain itu, hasil penelitian pun akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.