Febrian juga berpesan kepada anak-anak muda untuk terus bermimpi dan jangan pernah takut untuk mencoba. Bahkan dengan menyaksikan siswa yang hadir di closing GISCUP 10, ia semakin percaya bahwa masa depan bangsa akan terlahir dari anak-anak muda di hadapannya saat ini.

Penampilan tarian daerah oleh siswa Global Islamic School pada acara closing GISCUP 10 (Foto: dok iNews Media Group/Ayu)
GISCUP merupakan acara dua tahunan yang telah rutin diadakan oleh Global Islamic School. Tema yang diusung GISCUP berbeda-beda setiap tahunnya. Tahun ini GISCUP mengangkat tema perlombaan antar sekolah yang bertajuk ‘Unity In Diversity’. Tema ini melambangkan kebersamaan dan persaudaraan dari berbagai sekolah yang bertemu pada perlombaan di acara GISCUP 10.
Selain The Nineteens dan HiVi, tampil memeriahkan acara penampilan para siswa antara lain tarian daerah oleh para siswa yang enerjik dan berkelas. Pada acara puncak ini para penampil yang terdiri dari para siswa kelas 7, 8, dan 9 GIS juga seolah mencerminkan keberagaman dan persaudaraan. Mereka menyuguhkan berbagai aksi mulai tarian daerah sampai modern dance, seni vokal dari solo hingga group, ada pula penampilan drama musikal hingga charity atau donasi untuk Palestina.
Kepala sekolah Global Islamic School Jakarta Dwi Supriyanti berharap GISCUP 10 ini dapat berdampak positif terhadap munculnya potensi baru baik di internal Global Islamic School Jakarta maupun generasi muda pada umumnya.