JAKARTA - Acara puncak Global Islamic School Jakarta Cup (GISCUP) 10 berlangsung sukses. Gelaran ini menjadi penutup rangkaian perhelatan acara perlombaan para talenta muda yang mempertemukan beberapa sekolah yang ada di Jabodetabek. Penutupan GISCUP 10 berlangsung di Global Islamic School, Condet, Jakarta Timur pada Minggu (19/11/2023). Sementara rangkaian acara dimulai sejak 30 Oktober hingga 10 November 2023.
Selebrasi closing event GISCUP 10 ini turut dimeriahkan The Nineteens, grup band yang beranggotakan siswa-siswi SMP Global Islamic School yaitu Safia, Kleo, Raya, dan Alyaa pada vokal, Hary pada Bass, Raffi pada Drum, dan Raqy sebagai Gitaris. Penampilan mereka makin menyemarakkan suasana kala membawakan lagu milik Dewa 19 yakni Kamulah Satu-satunya.
Menurut Safia, penampilannya bersama 'The Nineteens' ini punya kesan tersendiri. “Ini pertama kalinya band ini tampil lagi setelah kemarin pandemi Covid-19 itu gak boleh ada perform, jadi sangat mengesankan sekali,“ ujarnya kepada iNews Media Group.
Siswi kelas 9 Global Islamic School Jakarta dan juga vokalis group duo vokal DeVfias ini berharap ke depan akan ada kesempatan lagi untuk tampil bersama teman-temannya. “Kalau ada kesempatan buat The Nineteens manggung di acara Pensi sekolah gitu kita seneng banget pastinya," ucapnya.
Sebagai penutup, penampilan HiVi sukses menyihir mereka yang hadir. Tidak hanya para remaja yang hadir namun juga para tamu, guru, dan orang tua yang turut mendampingi putra-putrinya.
Aksi panggung HiVi berlangsung selama satu jam. Hampir seluruh lagu andalan mereka bawakan yakni Remaja, Pelangi, Mata ke Hati, hingga lagu yang paling populer Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi.

Antusiasme penonton melihat aksi panggung HiVi dalam acara closing GISCUP 10 (Foto dok: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)
Para personel HiVi cukup aktif berinteraksi dengan para penonton mereka yang terlihat antusias. Tak terkecuali salah satu personelnya yakni Febrian Nindyo, ia kerap menyampaikan pesan semangat serta masukan positif untuk para siswa Global Islamic School dan tamu yang hadir.
"Banyak orang bilang, pertemanan anak sekolah itu bisa sampai nanti. Teman-teman yang ada disini semoga bisa sukses bareng-bareng," tuturnya.
Grup musik yang beranggotakan Neida Aleida, Ilham Aditama, dan Febrian Nindyo memang cukup aktif tampil di acara-acara sekolah dan pensi seperti di GISCUP 10 kali ini. Meski dinilai sebagai ikon ‘Band Pensi’ mereka tidak mempermasalahkan. Bahkan, HiVi menyambutnya dengan senang hati.
“Kalau kami sendiri tidak membranding bahwa kami ini bandnya pensi banget, tapi ketika itu tersematkan ke HiVi dan menjadi inspirasi yang baik buat anak-anak muda kita pastinya seneng banget,” ujarnya.
Febrian juga berpesan kepada anak-anak muda untuk terus bermimpi dan jangan pernah takut untuk mencoba. Bahkan dengan menyaksikan siswa yang hadir di closing GISCUP 10, ia semakin percaya bahwa masa depan bangsa akan terlahir dari anak-anak muda di hadapannya saat ini.

Penampilan tarian daerah oleh siswa Global Islamic School pada acara closing GISCUP 10 (Foto: dok iNews Media Group/Ayu)
GISCUP merupakan acara dua tahunan yang telah rutin diadakan oleh Global Islamic School. Tema yang diusung GISCUP berbeda-beda setiap tahunnya. Tahun ini GISCUP mengangkat tema perlombaan antar sekolah yang bertajuk ‘Unity In Diversity’. Tema ini melambangkan kebersamaan dan persaudaraan dari berbagai sekolah yang bertemu pada perlombaan di acara GISCUP 10.
Selain The Nineteens dan HiVi, tampil memeriahkan acara penampilan para siswa antara lain tarian daerah oleh para siswa yang enerjik dan berkelas. Pada acara puncak ini para penampil yang terdiri dari para siswa kelas 7, 8, dan 9 GIS juga seolah mencerminkan keberagaman dan persaudaraan. Mereka menyuguhkan berbagai aksi mulai tarian daerah sampai modern dance, seni vokal dari solo hingga group, ada pula penampilan drama musikal hingga charity atau donasi untuk Palestina.
Kepala sekolah Global Islamic School Jakarta Dwi Supriyanti berharap GISCUP 10 ini dapat berdampak positif terhadap munculnya potensi baru baik di internal Global Islamic School Jakarta maupun generasi muda pada umumnya.
“Saya Berharap GISCUP 10 ini menjadi ajang silaturahmi dengan sekolah yang ada di Jabodetabek dan mampu menampilkan potensi serta menumbuhkan rasa kepercayaan diri para talenta muda yang tampil pada event closing ini dan juga yang telah berpartisipasi pada perlombaan kemarin,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa berbagai macam perlombaan tersebut antara lain yakni Pertandingan Basket, Futsal, Dai Cilik, Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), English Speech, Seni vokal atau menyanyi dan juga Dance. Para pemenang sudah terpilih dan ditentukan sejak seminggu sebelum acara puncak GISCUP 10 ini berlangsung.
Sesuai tema ‘Unity In Diversity’ dengan berakhirnya rangkaian perhelatan ini, diharapkan agar terjadinya sinergi dan kolaborasi melalui ajang lomba yang diikuti para siswa antar sekolah di Jakarta. Sampai ketemu di acara GISCUP berikutnya.
(Karina Asta Widara )
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik