JAKARTA - Ternyata ini burung yang jadi lambang kantor Pos Indonesia. Pos Indonesia merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa kurir, logistik, dan transaksi keuangan.
Selain menjadi penyelenggara layanan pos dan logistik terkemuka, Pos Indonesia juga memiliki lambang atau logo yang sangat ikonik. Lambang ini terdiri dari sebuah gambar burung yang tampak kokoh dan gagah.
Namun, mengapa Pos Indonesia memilih burung sebagai lambangnya? Apakah ada makna khusus di balik pemilihan burung tersebut? Mari kita telusuri lebih dalam tentang burung yang menjadi lambang Pos Indonesia.
Latar Belakang Pos Indonesia
Pos Indonesia didirikan pada 26 Agustus 1746 oleh Gubernur Jenderal G.W Baron van Imhoff di Batavia (sekarang Jakarta), saat itu masih di bawah kekuasaan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) atau Perusahaan Hindia Timur Bersatu.
Sejak berdiri, kantor pos terus berkembang dan bertransformasi menjadi lembaga yang memiliki peran vital dalam menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia.

Burung Merpati Pos Ssebagai Lambang Pos Indonesia
Pemilihan burung merpati pos sebagai lambang Pos Indonesia memiliki makna yang mendalam. Burung merpati, khususnya dalam konteks ini, seringkali diasosiasikan dengan perdamaian dan komunikasi.
Ketika burung merpati terbang membawa pesan, ini melambangkan komunikasi yang tepat dan aman. Ini sesuai dengan peran Pos Indonesia sebagai penyedia layanan komunikasi dan pengiriman surat, yang memiliki tujuan untuk memastikan surat atau pesan sampai dengan selamat kepada penerimanya.