Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Ini Burung yang Jadi Lambang Kantor Pos Indonesia

Rahma Atridayana Dwanti , Jurnalis-Selasa, 24 Oktober 2023 |07:38 WIB
Ternyata Ini Burung yang Jadi Lambang Kantor Pos Indonesia
Ternyata Ini Burung yang Jadi Lambang Kantor Pos Indonesia (Foto: Pos Indonesia)
A
A
A

Asal-usul Burung Merpati Pos

 

Burung merpati pos atau dalam bahasa Inggris disebut carrier pigeon adalah jenis burung merpati biasa yang secara historis telah digunakan sebagai alat komunikasi yang andal.

Burung merpati ini memiliki kemampuan unik untuk kembali ke sarangnya dengan akurat, bahkan setelah ditempatkan dalam lokasi yang jauh dari sarang tersebut. Kemampuan ini membuat mereka menjadi pembawa pesan yang sangat handal dalam sejarah komunikasi manusia.

Penggunaan burung merpati pos dalam konteks sejarah seringkali terkait dengan kebutuhan untuk mengirimkan pesan penting dalam situasi-situasi darurat atau militer, di mana komunikasi elektronik tidak selalu tersedia atau aman.

Burung merpati akan diangkut ke lokasi yang jauh dari tempat asalnya dan dilepaskan dengan pesan yang diikatkan pada kakinya. Kemudian, burung merpati akan terbang pulang ke sarangnya, membawa pesan tersebut kembali dengan andal.

Penggunaan burung merpati pos mencapai puncak popularitasnya selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II, ketika militer dari berbagai negara mengandalkan mereka untuk mengirim pesan antara garis depan dan pusat komando.

Meskipun penggunaan burung merpati sebagai alat komunikasi telah berkurang secara signifikan dalam era teknologi modern, sejarah penggunaannya masih menjadi bukti betapa handalnya hewan ini dalam mengantarkan pesan.

Demikianlah burung yang menjadi lambang dari Pos Indonesia. Burung merpati bukan hanya sekadar simbol tetapi juga mewakili nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh Kantor Pos Indonesia dalam melayani masyarakat.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement