JAKARTA - Sekolah SMAN 6 Jakarta Selatan kebakaran. Api berasal dari panel listrik yang mengalami korsleting. Dampaknya, siswa terpaksa pulang lebih cepat.
Kepala Sekolah SMAN 6 Mulyanto mengatakan saat awal kejadian, proses belajar mengajar memang sedang berlangsung. Para guru dengan sigap meminta siswa keluar dari kelas karena asap sudah memenuhi ruang kelas.
BACA JUGA:
“Para siswa duduk dulu di lapangan, setelah lebih tenang, baru kemudian mereka dipulangkan,” katanya kepada Okezone, Jumat (29/9/2023).
BACA JUGA:
Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.35 pagi saat belajar mengajar sedang berlangsung. Mulyanto menjelaskan siswa dipulangkan lebih awal, agar suasana sekolah pasca kebakaran lebih kondusif.
“Karena sedang kami tangani juga, kami putuskan siswa pulang lebih awal sebelum Jumatan ya. Berhubung hari ini juga hari Jumat, jadi pulang lebih cepat,” ucapnya.
Dia membenarkan ada seorang satpam yang meninggal dalam peristiwa itu. Satpam tersebut bernama Cecep.
BACA JUGA:
“Sebetulnya saat kejadian dan setelah api padam, masih ngobrol-ngobrol dengan satpam lainnya. Namun tiba-tiba pingsan dan langsung kami bawa ke IGD RS Pertamina. Namun tidak tertolong. Kemungkinan begitu (riwayat jantung),” ucapnya.
Mulyanto memastikan saat ini kondisi di lokasi sudah kondusif. Dan hari Senin mendatang diperkirakan proses belajar mengajar sudah bisa dimulai seperti biasa.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik