JAKARTA - Sustainable fashion atau fashion berkelanjutan mengusung komitmen ramah lingkungan. Para pelajar SMAN 8 Jakarta memiliki ide untuk menciptakan serat kain yang terbuat dari ekstraksi selulosa kulit jeruk.
Hasilnya, mereka memenangkan kompetisi ide bertajuk 'Young Voice for a Sustainable Future - Innovation Challenge for a Just Transition' yang diselenggarakan BASF Indonesia berkolaborasi dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Program edukasi tersebut dihelat dengan tujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap perubahan iklim, serta mendorong anak muda menciptakan solusi inovatif yang dapat mengakselerasi pembangunan berkelanjutan yang adil.
Kompetisi ini diikuti 100 siswa dari 20 SMA dan SMK di Jabodetabek. Terkumpul 20 ide dan terpilih tim Cirrus dari SMAN 8 Jakarta sebagai pemenangnya. Apa ide inovasi berkelanjutan yang ditawarkan sekolah ini?
Tim Cirrus SMAN 8 Jakarta menghadirkan yang namanya Citrus by Cirrus atau serat kain yang terbuat dari ekstraksi selulosa kulit jeruk. Ide ini digagas untuk memanfaatkan masifnya limbah organik menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi.
"Ide inovasi ini diharapkan bukan hanya menyelesaikan permasalahan lingkungan namun juga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat," kata Nathania Aurelia Nadine Rea, salah seorang anggota tim Cirrus SMAN 8 Jakarta, Rabu (20/9/2023).
Ia melanjutkan, hadirnya program kompetisi ini dapat memberikan kesempatan bagi anak muda untuk bertemu profesional bisnis, akademisi, dan praktisi, serta memperoleh berbagai wawasan dan sudut pandang mengenai perubahan iklim dan konsep berkelanjutan. "Itu membuka mata kami bahwa dunia membutuhkan generasi muda untuk peduli dan bertindak," katanya.
Lewat serat kain yang terbuat dari ekstraksi selulosa kulit jeruk, tim Cirrus yang beranggotakan lima siswa itu berhak atas hadiah pendanaan sebesar USD2.500 atau sekitar Rp38,4 jutaan dan bimbingan intensif selama enam bulan untuk merealisasikan solusi yang diciptakan. Di sisi lain, Presiden Direktur BASF Indonesia Christofer Arisandy menerangkan bahwa program ini diperuntukan untuk anak muda untuk memfasilitasi ide dan aspirasi mereka menjadi aksi riil yang bermanfaat dan berpotensi untuk direalisasikan.
"Kami percaya bahwa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui program ini, generasi muda akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang mengutamakan keberlanjutan," katanya.