SUMATRA SELATAN - Umumnya, sebuah sekolah memiliki siswa puluhan hingga ratusan orang. Potret miris dunia pendidikan terjadi di sebuah sekolah SDN di kabupaten Oki Sumatra Selatan. Siswa kelas satu hanya ada dua orang murid.
Saat penerimaan siswa baru sekolah ini hanya mampu mendapatkan siswa dua orang. Namun demikian guru tetap semangat mengajar. SDN 11 Kayu Agung di kelurahan Mangungjaya itu mencatat setiap tahun siswa di sekolah ini semakin berkurang.
BACA JUGA:
“Memberikan ilmu yang baik kepada siswa tidak akan terhalang oleh keterbatasan jumlah siswa karena memberikan ilmu yang berguna merupakan amal ibadah dan tanggungjawab seorang guru,” kata seorang guru, Rahmawati, dikutip Jumat (8/9/2023)
BACA JUGA:
Pada saat penerimaan siswa baru, ternyata sekolah ini hanya mampu mendapatkan siswa hanya dua orang. Kemudian kelas dua ada lima orang. Kelas tiga ada sembilan orang.
Kelas empat ada lima orang. Kelas lima ada empat orang dan kelas enam hanya ada delapan orang. Hingga total siswa yang ada berjumlah 33 orang.
BACA JUGA:
Minimnya jumlah siswa yang ada di sekolah ini diakui guru akibat jumlah penduduk di sekitar sekolah semakin berkurang dan sepi. Selain itu sekolah ini kalah bersaing dengan sekolah lainnya yang lebih favorit.
Orangtua terkadang lebih memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah favorit meski jaraknya jauh. Namun meski minim siswa, para guru tetap semangat dalam mengajar bahkan lebih fokus.Di bawah bimbingan 12 tenaga guru yang terdiri dari lima orang PNS, dua orang PPPK dan lima orang tenaga honorer mereka tetap semangat.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik