Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dosen UPN Veteran Jakarta Sampaikan Pentingnya Keahlian Public Speaking pada Santri Pesantren Al Kamilah

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Minggu, 11 Juni 2023 |14:20 WIB
Dosen UPN Veteran Jakarta Sampaikan Pentingnya Keahlian <i>Public Speaking</i> pada Santri Pesantren Al Kamilah
Pelatihan public speaking di Pesantren Al Kamilah (Foto : Istimewa)
A
A
A

DEPOK - Keahlian berbicara didepan publik atau public speaking dinilai sangat penting bagi setiap siswa didik, tak terlepas bagi anak-anak usia dini di bawah pembinaan Pesantren.

Hal tersebut kemudian memotivasi para sekelompok dosen Jurusan Ilmu Komunikasi (Ilkom), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Hibah Internal di Pondok Pesantren Al Kamilah, Jalan Serua Raya No.3, Serua, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Sabtu 10 Juni 2023.

Ketua Pelaksanaan program kegiatan PKM Munadhil Abdul Muqsith, mengatakan selama ini stigma terhadap anak-anak panti asuhan masih rendah karena hanya sebagai orang yang hanya bisa menerima donasi dari orang luar, belajar agama saja tidak dibekali dengan keterampilan lain, dan dianggap tak bisa apa-apa.

Karena itu, menurut Munadhil, kehadiran dosen jurusan Ilkom UPNVJ di sini untuk memberikan edukasi kemampuan berbicara yang baik dan beretika sesuai kaidah moral dalam agama Islam dan masyarakat.

Sentimen rendah terhadap santri, menurut Munadhil perlu dihentikan, tentu stigma ini perlu untuk ditampik dengan diberikannya keterampilan lebih kepada para santri agar dapat menjadi kelebihan bagi para santri agar tidak hanya sekadar memiliki pendalaman agama yang mumpuni saja.

“Setiap orang tentunya harus memiliki kemampuan public speaking untuk bisa diakui oleh orang lain dan juga membangun rasa percaya diri. Kita ambil contoh seperti mantan presiden kita yang pertama, Ir. Soekarno yang begitu dikenal dan berwibawa karena juga memiliki kemampuan retoriaka dalam bentuk public speaking yang baik. Kita harapkan teman-teman santri disini juga bisa menjadi seperti Soekarno, sehingga kelak bisa menjadi Pemimpin yang baik dalam komunikasi Publik terutama Public Speaking,” ujar Munadhil, dalam keterangan yang diterima, Minggu (11/6/2023).

Narasumber lain yang dihadirkan yaitu Ana Kuswanti, yang juga dosen Ilkom UPNVJ memberikan pelatihan pra public speaking seperti halnya mengatur intonasi suara, pernafasan, hingga suara yang diekluarkan Ketika berbicara di depan publik.

“Pelatihan ini juga disertakan video yang menjadi tutorial bagi para santri disini sebelum memulai public speaking mulai dari cara mengatur pernafasan, intonasi suara, dan mengatur volume suaranya. Latihan ini anak-anak santri diharuskan berdiri agar lebih mudah untuk mengatur suaranya dan bisa praktik bersama penuh kesenangan,” ujar Ana.

Pengasuh Pesantren, Yayasan Al Kamilah, Ustadz Asep Kamaluddin, mengatakan bahwa kehadiran teman-teman dosen dari Ilkom UPNVJ menjadi sebuah ikatan tali silaturahmi akademisi dan para santri dan satriwati di Pondok Pesantren Al Kamilah. Selain itu bentuk kontribusi dalam pelatihan tentu sangat dibutuhkan oleh anak-anak santri.

“Belajar ini bagian dari ibadah dan menjadi bekal bagi para santri nantinya kalau mereka sudah dewasa dan hidup mandiri. Selain itu alhamdulilah teman-teman dosen dari UPNVJ ini telah memberikan kontribusi merek dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat dan menjadi sumbangan penting bagi para santri disini. Diharapkan kelak Kerjasama antara Yayasan Kamilah dan UPNVJ ini tetap berlanjut tidak hanya sampai di sini,” kata Asep.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari tridarma perguruan tinggi yang diselenggarakan dari pukul 16.00 – hingga Ba’da Maghrib ini sebagai wujud kepedulian dari Tim Dosen FISIP Munadhil Abdul Muqsith, Ph.D, Dr. Ana Kuswanti, M.Si, Dr. Radita Gora, MM, Nuril Ashivah Misbah, M.A, Utih Amartiwi, Msc. Dan di bersamai mahasiswa Alpia Putri Nuraini, Mira’Tul Hayati, Hana Febrianti, Muhammad Paksi Dwi Shandra.

Pelatihan tersebut terdiri dari untuk memberikan keterampilan dan keahlian public speaking kepada para santri dan satriwati pondok pesantren sebagai bekal bagi anak-anak usia dini untuk memiliki rasa percaya diri dan keberanian dalam berbicara di depan publik serta membangun konsep serta melatih persiapan kemampuan berbicara di depan publik.

(Angkasa Yudhistira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement