Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 UIN Kerja Sama dengan Universiti Utara Malaysia, Terkait Program Apa?

Widya Michella , Jurnalis-Senin, 29 Mei 2023 |18:28 WIB
5 UIN Kerja Sama dengan Universiti Utara Malaysia, Terkait Program Apa?
Kerja sama 5 UIN dengan Universiti Utara Malaysia (Foto: Kemenag)
A
A
A

Ali menambahkan bahwa rencana program kerja sama ini sebenarnya sudah lama dijajaki dan hari ini baru terwujud.

"UMM merupakan salah satu universitas terbaik di Asia yang kaya akan prestasi dan reputasi internasional. Jadi bukan tanpa alasan kami menjalin kerja sama dengan UMM,"ujarnya.

Untuk tahap awal dijelaskan, program kerja sama ini mengunakan skema beasiswa Indonesia Bangkit dengan mekanisme LPDP di mana masing-masing UIN dapat mengirim 20 mahasiswanya untuk mengikuti program ini.

Wakil Rektor UUM, Prof. Dr. Mohd Fo'ad Sakdan mengatakan, pemilihan UUM dalam kerja sama ini merupakan pengakuan UUM di kancah internasional dan kerja sama akademik.

"Mahasiswa yang memenuhi syarat akan melanjutkan studi dan mendapatkan pengalaman di tingkat internasional dalam upaya mengembangkan sumber daya manusia holistik, mempersiapkan pemimpin, pendidik, dan profesional," ujar Mohd Fo'ad Sakda.

"Rombongan mahasiswa pertama yang disponsori kementerian lewat beasiswa ditargetkan mulai September 2023," sambungnya.

Ia menambahkan, pusat pendidikan dari UUM yang terlibat dalam kerja sama akademik ini adalah Pusat Pengajian Perniagaan Islam (IBS), Pusat Pengajian Teknologi Multimedia dan Komunikasi (SMMTC) dan Pusat Pengajian Pendidikan (SOE).

Direktur PTKIN Ahmad Zainul Hamdi. dalam laporannya mengatakan proses kerja sama ini sudah jauh hari dilakukan oleh Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani dalam mewujudkan internasionalisasi PTKIN.

"Pada akhirnya tahun ini kita mengambil langkah sangat penting dengan menjalin kerja sama dengan UUM. Saya sudah pergi ke sana dan melihat langsung bagamana perguruan tinggi ini dikelola dengan baik. Meski berusia muda, UMM memiliki banyak prestasi dan reputasi internasional," ujar Zainul Hamdi.

"Kita memiliki 58 PTKIN. Lima PTKIN ini sebagian besar PTKIN besar yang kami miliki yang berkembang sangat baik. Ini langkah awal internasionalisasi PTKI dan kita berharap kerjasama bidang pendidikan ini biaa diperluas di masa-masa akan datang," ujarnya.

(Angkasa Yudhistira)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement