Disebutkan di buku ini bahwa Proudhon mengajukan penolakannya terhadap relasi yang didasarkan pada keuntungan ekonomis dan menyatakan bahwa kontrak sosial yang menjadi dasar ideologi liberal hanyalah sandiwara.
Berbicara tentang Anarkisme, selain Proudhon, tokoh besar penggagas Anarkisme berikutnya adalah Mikhail Bakunin, tak banyak menulis seperti halnya Proudhon, ia lebih sering aktif langsung mempraktekannya ke lapangan. Perbedaan dari keduanya bisa dilihat dari bagaimana Proudhon menciptakan sebuah konsep, maka bakunin adalah realitas yang mendesak untuk mewujudkannya.