"Di antaranya tidak pernah menjalin kedekatan dengan pelanggan, memberikan diskon terlalu besar hingga menjadikan keluarga dan teman dekat sebagai sasaran utama produk kita," katanya.
Selain itu kesalahan yang sering dibuat yakni cepat puas dengan kesuksesan awal, sehingga melupakan inovasi dan lupa mengamati perubahan pasar.
Sementara Wakil Rektor III bidang Perencanaan, Data Informasi, Kerja sama dan Humas Unej Bambang Kuswandi mengatakan usaha rintisan masih diminati oleh generasi milenial sehingga penciptaan ekosistem yang mendukung jelas dibutuhkan di kampus.