Karena itu, ia mengajak para siswa untuk memikirkan terlebih dahulu kebenaran, dampak dan manfaat, sebelum menyebarluaskan informasi atau berita tersebut.
Selain itu, Heru turut mengimbau agar para siswa dapat menggunakan waktu luang dengan membaca banyak buku, berorganisasi di sekolah, dan aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Dengan budaya literasi seperti membaca, prestasi akan meningkat.
"Dengan rajin membaca, ilmu pengetahuan bertambah, sehingga bisa menangkal hoaks. Para siswa agar memperkuat rasa tenggang rasa kepada sesama," ucap Eks Wali Kota Jakarta Utara itu.
"Semakin gampang akses, artinya semakin kita harus waspada. Jika ada waktu luang, tolong bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif. Akses untuk menambah ilmu itu sudah mudah, sehari satu jam saja belajar ilmu-ilmu yang di luar dari yang diajarkan oleh guru-guru. Kemudian, saya minta juga siswa-siswi terus menjaga tata krama, menjaga aturan sekolah, hormati guru, tenggang rasa harus ada di tiap hati kita," imbuhnya.