Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karya Siswa SMKN 8 Kota Bandung, Konversikan Motor BBM ke Motor Listrik

Ervand David , Jurnalis-Senin, 06 Februari 2023 |09:44 WIB
Karya Siswa SMKN 8 Kota Bandung, Konversikan Motor BBM ke Motor Listrik
Matric, motor listrik karya siswa SMKN 8 Kota Bandung/Ervand David
A
A
A

BANDUNG - Siswa SMKN 8 Kota Bandung berhasil mengkonversikan kendaraan berbasis BBM menjadi listrik. Hal ini dilakukan untuk mendukung program Pemerintah beralih ke kendaraan listrik.

Motor listrik karya mereka dinamai Matric dan dirakit ulang oleh enam orang siswa.

Dengan keterampilan yang mereka miliki, para siswa ini membongkar seluruh onderdil suku cadang dan mesin untuk digantikan dengan mesin dari motor listrik.

Dalam satu kali rakitan, para siswa membutuhkan waktu dua minggu untuk membuat motor listrik.

Meski demikian, untuk menkonversikan motor listrik ini pihak sekolah perlu mengeluarkan biaya Rp15-30 juta. Hal ini menjadi kendala karena banyak onderdil motor listrik yang harganya mahal di pasaran.

"Ide awal pembuatan motor listrik ini diawali dengan masifnya pemberitaan konversi motor listrik di media. Hal ini membuat pihak sekolah berinisiatif untuk membuat sendiri motor listrik sehingga mendapatkan pengargaan dalam beberapa pameran SMK se-Jawa Barat," jelas Kepala SMKN 8 Kota Bandung Deden Bhakti Indradi.

Menurut seorang siswa yang menggarap motor ini, ia merasa bangga bisa membuatnya. Di samping itu, ia juga mengungkapkan bahwa kendaraan listrik ini sangat dibutuhkan di tengah kemajuan teknologi serta mengurangi polusi udara maupun suara.

Motor Matric karya SMKN 8 Kota Bandung ini bergerak menggunakan baterai jenis lithium ion berkapasitas 72 Volt.

Motor listrik ini juga mampu menempuh jarak hingga 50km/jam.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement