2. Seonsaeng-nim - Korea
Tidak hanya dengan sebutan “Seonsaeng-nim” orang Korea memanggil. Di Negeri Ginseng itu, guru juga memiliki beberapa panggilan seperti “Ssaem” yang merupakan panggilan tidak formal, dan “Gyosa” yang merupakan panggilan dengan bahasa formal dan biasa atau lebih cocok digunakan sebagai bahasa tulis.
3. Ustaz - Arab
Di Arab, panggilan untuk guru terhitung banyak karena memiliki beberapa panggilan. Selain "Ustaz", ada pula sejumlah panggilan lain yang masing-masing memiliki arti lebih spesifik. "Ustaz" berarti guru atau pengajar, "Mudarris" berarti menyampaikan pelajaran.
Murabbi" berarti pengajar yang muridnya terbatas, "Mursyid" pengajar yang muridnya sangat banyak, dan "Muaddib" berarti guru yang mengajarkan etika dan moral.