Share

Sepeda Listrik Bertenaga Surya Kreasi Mahasiswa UMM, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 24 Januari 2023 09:42 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 65 2751747 sepeda-listrik-bertenaga-surya-kreasi-mahasiswa-umm-lebih-hemat-dan-ramah-lingkungan-2PSqMcFC35.jpg Sepeda listrik kreasi mahasiswa UMM. (Foto: Avirista Midaada)

MALANG - Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil mengkreasikan pembuatan sepeda listrik bertenaga surya. Sepeda listrik ini mengusung ide kendaraan masa depan mampu dikreasikan Brilly Eldon Fachrudin dan sembilan orang rekan lainnya.

Brilly menyatakan, pembuatan sepeda listrik bertenaga surya ini memerlukan proses panjang. Bahkan di angkatan sebelumnya timnya sempat gagal lantaran belum berhasil menyetabilkan daya yang masuk.

“Alhamdulillah tim kami berhasil menemukan dan memecahkan permasalahan tersebut,” ujar Brilly, melalui keterangan tertulisnya, pada Selasa pagi (24/1/2023).

Adapun cara kerja sepeda tenaga surya tersebut dikatakan Brilly, energi dari cahaya matahari yang masuk ke panel akan langsung ke aki. Kemudian ke mesin selanjutnya yaitu controller yang menghubungkan antara dinamo dengan setelan gas.

“Dari cahaya matahari disambungkan ke controller untuk menstabilkan arus daya masuknya ke aki, sedangkan dari aki nanti masuk ke mesin lagi di controller. Ini untuk menghubungkan antara dinamo dan setelan gasnya agar arus yang dikeluarkan oleh akinya nanti stabil,” ucap dia.

 Baca juga: Dosen UMM Sulap Saluran Irigasi Persawahan yang Biasanya Kotor Jadi Wisata Edukasi

Sejauh ini uji coba juga dilakukan di malam hari saat matahari tidak menyinari, dan hasilnya disebut Billy arusnya masih masuk. Sebab penggunaan cahaya matahari yang masuk telah tersimpan dahulu pada siang hari sebelumnya hingga penuh.

Menariknya uji coba sepeda listrik bertenaga surya ini pun berhasil menempuh jarak tempuh 12 kilometer dari kawasan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang menuju kampus III UMM yang ada di Jalan Raya Tlogomas Malang.

"Selama perjalanan ini total menghabiskan tiga bar daya dari total 5 bar keseluruhan yang tersedia," katanya.

Listrik yang dihasilkan dari cahaya matahari tidak hanya menghasilkan arus untuk berjalannya sepeda, melainkan juga dapat menyalakan lampu pada sepeda. Selain itu Brilly dan tim juga mengubah peletakan pedal yang awalnya diletakan pada roda belakang, diganti ke depan agar berkerja dengan semestinya. Hal ini menyiasati agar mesin juga tidak mudah rusak.

“Manfaatnya adalah untuk menggurangi penggunaan kendaraan bermotor, penghematan listrik, dan pemanfaatan energi matahari. Penggunaan jangka panjang juga lebih efesien, terutama penggunaan jarak tempuh dekat,” terangnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Ia pun berharap, jika inovasinya dapat menjadi salah satu ikhtiar manusia menjaga bumi dari polusi udara penyebab kendaraan bermotor. Ke depan, Brilly dan timnya ingin inovasi ini dapat digunakan secara universal. Mereka berencana mengembangkan produk agar mesin yang digunakan tersebut dapat diaplikasikan di berbagai sepeda lain.

Di sisi lain, Rahmat Wisnu Wardana selaku Kepala Laboratarium Teknik Industri UMM menyampaikan, ide sepeda listrik yang diangkat kelompok Brilly menarik perhatian dibanding produk lain di Product Development Exhibition 2023. Bukti nyata dari hasil terobosan sepuluh anak muda ini menjadi hal pertama yang mencuri kagumnya.

“Mereka bahkan sudah melakukan uji coba dari Sawojajar ke UMM kampus III tanpa menggayuh sama sekali. Itu satu hal yang keren. Apalagi pada umumnya sepeda listrik beroperasi dengan menggunakan pengecasan yang dilakukan langsung dengan menghubungkan pada daya, sedangkan karya ini menggunakan tenaga surya,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini