Share

Nono Bocah Jenius Juara Dunia Matematika Anak Seorang Petani, Begini Cara Ayahnya Mendidik

Eman Suni, iNews · Sabtu 21 Januari 2023 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 624 2750614 nono-bocah-jenius-juara-dunia-matematika-anak-seorang-petani-begini-cara-ayahnya-mendidik-LuOCdGVme7.png Ayah Nono ungkap cara mendidik anaknya. (Foto: Eman Suni)

KUPANG - Rafli Meo Tnunay mengungkapkan kunci mendidik anaknya, Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay (Nono) bocah kelas 2 SD berhasil meraih juara dunia kompetisi matematika. Dia menyatakan selama ini menerapkan kedisiplinan kepada anaknya.

Hal ini terlihat dari keseharian Nono yang setiap bangun pagi menyempatkan diri untuk belajar sebelum berangkat ke sekolah. Nono bangun jam 5 pagi lalu belajar dan sarapan pagi kemudian baru berangkat ke sekolah.

Setiap harinya nono selalu diantar ayahnya dengan motor ke sekolah dengan jarak rumah ke sekolah sejauh kurang lebih 4 kilometer. Ayahnya kemudian kembali ke aktivitasnya sebagai seorang petani.

 Baca juga: Nono, Bocah Jenius Asal NTT Juara Matematika Tingkat Dunia Kalahkan 7.000 Peserta

Kecepatan untuk menghitung menjadi keunggulan Nono. Dia dibimbing langsung oleh ayahnya yang berbekal kalkulator. Ayahnya menyebut angka sambil mengetik, sementara Nono hanya menggunakan tangan dan langsung menyebutkan hasil hitungannya.

Berkat ketekunannya, bocah asal Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, siswa kelas 2 SD Inpres Buraen 2 itu berhasil meraih juara 1 kompetisi matematika tingkat dunia, dalam ajang International Abacus World Competition, Abacus Brain 2022. Dia mengalahkan 7 ribu peserta dari berbagai negara.

Rafli mengaku sangat bangga dan terus mengasah kemampuan anaknya. Untuk itu, setiap hari ia selalu mendampingi anaknya untuk belajar. Selain itu, Nono juga mendapat bimbingan dari salah satu dosen dari Universitas Indonesia.

“Disiplin, tertuama dalam hidup, belajar,” ucap ayahnya, Sabtu (21/1/2023).

Follow Berita Okezone di Google News

Keberhasilan Nono ini tidak saja menjadi kebanggaan bagi kedua orang tuanya, tapi juga menjadi kebanggaan guru-guru dan teman-temannya.

Kepala Sekolah SD Inpres Buraen 2, Petrus Kase mengaku keseharian Nono merupakan anak yang cerdas dan baik. Sehingga dengan kecerdasannya, Nono juga ikut menjadi tutor bagi teman-temannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini