Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov DKI Rencanakan Revitalisasi Bangunan Sekolah MTS N 19 Pondok Labu yang Roboh

Muhammad Farhan , Jurnalis-Selasa, 27 Desember 2022 |12:13 WIB
Pemprov DKI Rencanakan Revitalisasi Bangunan Sekolah MTS N 19 Pondok Labu yang Roboh
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono/Muhammad Farhan
A
A
A

JAKARTA - Di musim penghujan tahun 2022 ini, tercatat peristiwa robohnya tembok sekolah karena terjangan banjir.

Seperti diketahui, peristiwa tembok sekolah MTS Negeri 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan yang roboh, menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ihwal konstruksi bangunan pendidikan yang ada di wilayahnya.

Menurut Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya akan segera mendata bangunan-bangunan pendidikan yang rentan mengalami kerusakan di tengah musim hujan kali ini.

 

Ia menuturkan Pemprov DKI Jakarta akan segera merevitalisasi konstruksi bangunan pendidikan yang rentan roboh tersebut.

"Saya tadi sudah minta pak Aspem (Asisten Pemerintahan), siang ini atau besok kami ada rapim (Rapat Pimpinan) dan tentunya ini jadi catatan, dan tahun depan pembangunan sekolah-sekolah itu ada beberapa yang akan direvitalisasi atau direhab total," tutur Heru saat jumpa pers di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (27/12/2022).

Heru juga menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta akan mendiskusikan konsep konstruksi bangunan pendidikan kepada sejumlah stakeholder.

Hal ini dilakukan, lanjut Heru, guna menemukan desain bangunan yang layak dan kuat ketika diterpa bencana banjir atau gempa.

Tadi bicara konsep 2022 sampai 2044, diturunkan lagi per-5 tahun, tadi saya minta pak Aspem, Pak Isnawa Adji (BPBD DKI Jakarta)," terang Heru.

Kendati demikian, Heru menekankan bagaimana bentuk arahannya desainnya akan menunggu arahan Pemerintah Pusat.

"Nanti Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) mendesainnya seperti apa, tentunya arahan Pemerintah Pusat," ujarnya.

Untuk diketahui, Peristiwa robohnya tembok pembatas bangunan di MtsN 19, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis, (6/10/2022) menewaskan tiga siswa.

Menyusul insiden tragis itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melakukan kajian untuk mencari penyebab robohnya tembok tersebut.

Hasil kajian cepat BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa tembok tersebut tak kuat menahan derasnya air.

"Peristiwa robohnya tembok itu diduga karena kehilangan kemampuan menahan volume genangan air dari luar sekolah yang terus naik oleh hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pukul 14.00 WIB," kata Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan resminya, Jumat (7/10/2022).

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement