"Untuk kegiatan belajar mengajar untuk SD yang terdampak erupsi Semeru kemarin tepatnya hari Minggu 4 Desember, sebanyak 11 SD ditambah 2 SMP Negeri dan Tsanawiyah itu mengalami libur. Tapi kita juga ada negosiasi sedikit dengan wali murid untuk anak-anak yang ujian," jelas Suparto dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).
Menurut data K3S, dari 13 sekolah yang terdampak abu Gunung Semeru, sebanyak empat sekolah terpaksa memasukkan siswa kelas 6-nya lantaran sedang melaksanakan ujian. Sementara seluruhnya diliburkan.
Sedikitnya, 250 siswa dari 11 SD serta 2 SMP di Kecamatan Pronojiwo yang terdampak abu Gunung Semeru terpaksa belajar secara mandiri maupun daring.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik