Share

International Education Champion Inggris Bawa Delegasi 13 Universitas untuk Kerja Sama Pendidikan di Indonesia

Natalia Bulan, Okezone · Rabu 30 November 2022 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 65 2717668 international-education-champion-inggris-bawa-delegasi-13-universitas-untuk-kerja-sama-pendidikan-di-indonesia-4qMjIDOmyl.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - International Education Champion dari pemerintah Inggris, Profesor Sir Steve Smith, akan memimpin delegasi perwakilan senior dari 13 institusi pendidikan tinggi Inggris ke Jakarta mulai tanggal 30 November hingga 2 Desember 2022.

Selama kunjungan tersebut, yang diselenggarakan oleh Kedutaan Inggris di Jakarta dan British Council, delegasi akan menemui berbagai institusi akademik di Indonesia serta badan-badan industri dan profesional, untuk mendiskusikan kolaborasi masa depan dan menguatkan kerjasama-kerjasama yang telah berjalan.

Pertemuan-pertemuan dengan Kemendikbudristek dan badan-badan pemerintahan lainnya juga akan dilaksanakan untuk semakin mengukuhkan kesempatan-kesempatan untuk berkolaborasi.

Menguatkan hubungan antara Inggris dan Indonesia di bidang pendidikan tinggi, dan mengembangkan kesempatan untuk kerja sama pendidikan transnasional, adalah tujuan utama dari kunjungan ini.

Lewat pertemuan langsung dengan stakeholder pendidikan tinggi Indonesia, delegasi berharap dapat memperdalam pengetahuan mengenai regulasi dan alur kerjasama akademik di sini.

Kunjungan ini juga akan diisi dengan lokakarya dan sesi roundtable, menyatukan universitas-universitas Inggris dan Indonesia untuk mendiskusikan kerja sama-kerja sama yang telah berjalan sukses selama ini dan mencari peluang-peluang baru untuk berkolaborasi.

Follow Berita Okezone di Google News

Hubungan pendidikan tinggi antara Inggris dan Indonesia telah lama terjalin erat, dan semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 900 pelajar Indonesia mengambil program-program pendidikan transnasional dari Inggris pada 2020/21, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan 2013/14.

Minat tersebut kian berkembang seiring dengan keinginan pemerintah Indonesia menggunakan pendidikan transnasional sebagai mekanisme perbaikan kualitas pendidikan dan memberikan lebih banyak pilihan program studi bagi mahasiswa.

Inggris memiliki 16 program pendidikan transnasional di Indonesia sejauh ini, termasuk program gelar ganda Dundee University – Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L), dan ingin jumlah ini semakin bertambah.

Meningkatnya kemunculan pendidikan daring di Indonesia yang dipicu oleh pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu faktor pendorong semakin banyaknya program-program gabungan Inggris-Indonesia.

Beberapa kerja sama riset inovatif telah terjalin antara universitas-universitas di Inggris dan Indonesia, termasuk lewat Konsorsium RI-Inggris untuk Lintas Disiplin Ilmu Pengetahuan (UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences - UKICIS).

Aliansi Inggris-Indonesia ini memimpin riset dan keahlian dalam membangun resiliensi global terhadap pandemi, kedaruratan iklim dan ancaman bencana alam.

Pada kunjungan kali ini, Profesor Sir Steve Smith juga akan memimpin pertemuan tatap muka UK-Indonesia Joint Working Group for Education, membahas kerja sama pendidikan tinggi/pendidikan transnasional, pengakuan kualifikasi dan pendidikan vokasi.

Selain itu, ia juga akan membuka UK-Indonesia Higher Education Roundtable Discussion bersama dengan perwakilan Kemendikbudristek, sebanyak 30 universitas dari Inggris dan Indonesia akan diundang.

"Sebagai bagian dari Strategi Pendidikan Internasional, pemerintah Inggris telah menunjuk Indonesia sebagai satu dari lima negara prioritas teratas dalam hal pengembangan kerja sama pendidikan," jelas Profesor Steve Smith.

Ia juga mengaku senang bisa berkunjung ke Indonesia dan bertemu dengan mitra-mitra utamanya untuk menguatkan hubungan pendidikan bilateral dan menguatkan kerja sama di bidang pendidikan tinggi dan pendidikan transnasional.

"Saya juga sangat gembira bisa membawa 13 universitas utama Inggris dan berharap bisa melihat kolaborasi-kolaborasi yang bermakna dari pertemuan-pertemuan selama kunjungan tiga hari ini,"

"Saya menantikan kesempatan untuk bekerja semakin dekat dengan rekan-rekan di Indonesia seiring dengan ambisi Indonesia memperkuat sektor pendidikan tinggi," pungkasnya.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste Owen Jenkins menjelaskan bahwa sebagai pemimpin dunia di bidang pendidikan transnasional, Inggris menyambut kolaborasi yang terus menerus dengan Indonesia di bidang ini.

"Saya senang sekali melihat antusiasme universitas-universitas Inggris untuk berkunjung ke Indonesia dan mencari kesempatan-kesempatan baru dalam kolaborasi antar institusi pendidikan tinggi," jelas Owen Jenkins.

Menurutnya, Inggris memiliki reputasi global dalam kualitas pendidikan tinggi dan terdapat minat yang sangat tinggi terhadap bentuk-bentuk kerja sama dengan mitra di Indonesia.

"Saya berharap dapat melihat berkembangnya kerja sama-kerja sama baru selama kunjungan ini dan mendukung kolaborasi lebih lanjut di antara kedua negara pada sektor pendidikan," pungkasnya.

Country Director of British Council Indonesia & South East Asia Lead, Summer Xia juga berpendapat mendorong mahasiswa dan institusi pendidikan untuk berjejaring, berbagi ide, dan pengalaman baik melalui kolaborasi transnasional adalah bagian penting dari tugas yang diemban British Council di Indonesia.

Karena memiliki tujuan memperkuat kepercayaan dan kerja sama yang saling menguntungkan di antara kedua negara.

"Lewat program Going Global Partnerships, termasuk Going Global Asia Pacific Conference tahun ini, kami hendak menciptakan peluang-peluang internasional bagi individu, institusi dan komunitas untuk mengubungkan Inggris dengan dunia luar." tutupnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini