6. Bila sedang di dalam lift
Jangan menggunakan litf saat terjadi gempa bumi atau kebakaran, lebih baik menggunakan tangga darurat.
Namun, jika merasakan getaran gempa bumi ketika sedang berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Jika lift berhenti, langsung keluar, lihat keamanannya dan mengungsilah.
Jika terjebak di dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone yang tersedia.
7. Jika sedang di dalam kereta api
Berpeganglah erat pada tiang sehingga tidak terjatuh, seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas akan mengakibatkan kepanikan.
8. Bila sedang berada di gunung atau pantai
Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung, menjauhlah langsung ke tempat aman.
Di pesisir pantai, bahanya datang dari tsunami, Jika Anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
9. Beri pertolongan
Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar Anda.
10. Evakuasi
Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempa bumi.
Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki di bawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah.
11. Dengarkan informasi
Saat gempa bumi terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya.
Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar.
Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi yang tidak jelas.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik