Gempa bumi biasanya disebabkan oleh pergerakan kerak bumi atau lempeng bumi. Atau bisa juga disebabkan oleh letusan gunung api.
Gempa bumi juga bisa diartikan sebagai sebuah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.
Frekuensi gempa bumi di suatu wilayah mengacu pada jenis dan ukuran gempa bumi yang di alami selama periode waktu. Gempa bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer.
Skala yang paling umum ketika gempa terjadi adalah Moment Magnitudo untuk seluruh dunia. Sementara Skala Richter skala yang dilaporkan oleh observatorium seismologi nasional yang diukur pada skal abesarnya lokal 5 magnitudo.
Gempa 3 magnitudo atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besarnya 7 kali lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada kedalaman gempa.
Jenis-jenis gempa bumi:
Ada dua jenis gempa bumi yang dibedakan berdasarkan penyebab dan kedalamannya, apa saja?
Berdasarkan penyebabnya:
1. Gempa vulkanik
Gempa vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh letusan gunung berapi.
2. Gempa tektonik
Gempa tektonik adalah gempa bumi yang terjadi karena pergeseran lapisan kulit bumi akibat lepasnya energi di zone penunjaman. Gempa inimemiliki kekuatan yang cukup dahsyat.
3. Gempa runtuhan atau terban
Ini adalah gempa bumi yang disebabkan oleh tanah longsor, gua-gua yang runtuh, dan sejenisnya. Tipe gempa ini hanya berdampak kecil dan wilayahnya sempit.
Berdasarkan kedalamannya
1. Gempa bumi dalam
Ini adalah gempa bumi yang hiposentrumnya (pusat gempa) berada lebih dari 300km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Namun pada umumnya, gempa bumi ini tidak terlalu berbahaya.
2. Gempa bumi menengah
Gempa bumi ini hiposentrumnya berada antara 60km sampai 300km di bawah permukaan bumi. Gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.
3. Gempa bumi dangkal
Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.
Akibat Gempa Bumi
Ada beberapa hal yang ditimbulkan dari terjadinya gempa bumi, di antaranya adalah:
1. Dampak fisik
- Banyak bangunan rusak, hancur, dan roboh
- Tanah longsor
- Jatuhnya korban jiwa
- Permukaan tanah menjadi merekat, retak, dan jalan menjadi putus
- Banjir karena tanggul rusak
- Dapat menyebabkan tsunami
2. Dampak sosial
- Menimbulkan kemiskinan
- Kelaparan
- Menimbulkan penyakit
- Bila pada skala yang besar dan menimbulkan tsunami, bisa melumpuhkan politik, sistem ekonomi, dan lain-lain.