Pria kelahiran Biak tahun 1921 berperan penting dalam mempertahankan Indonesia. Ia memastikan Papua ikut menjadi bagian dari Indonesia.
Puncak perjuangan terjadi pada 31 Agustus 1945, Frans Kaisiepo menjadi orang pertama yang mengibarkan bendera merah putih di tanah cenderawasih.
4. Surastri Karma Trimurti
Indonesia juga memiliki sosok wanita tangguh pembela tanah air bernama Surastri Karma Trimurti. Ia berperan sebagai penyambung lidah rakyat lewat tulisannya sebagai jurnalis.
Selama hidupnya, wanita kelihatan 1912 ini aktif mengajar dan berorganisasi politik. Lantang menyuarakan kemerdekaan Indonesia membuat Surastri Karma Trimurti ditangkap oleh Belanda tahun 1936.
Mungkin tak banyak yang tahu bahwa ia adalah istri dari pengetik teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, Sayuti Melik.
5. Burhanuddin Mohammad Diah (B.M Diah)
Peran B.M Diah sebagai pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal sangat berarti. Ia seorang wartawan Asia Raya yang turut menjadi saksi permumusan teks proklamasi.
Atas perintah Moh.Hatta, B.M Diah menyebarluaskan berita kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 ke seluruh wilayah. Selain sebagai wartawan, B.M Diah juga bertugas sebagai penyiar radio berbahasa Inggris.
Demikian 5 pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik