Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pahlawan Kemerdekaan yang Kurang Dikenal, Ini Daftarnya

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2022 |10:48 WIB
5 Pahlawan Kemerdekaan yang Kurang Dikenal, Ini Daftarnya
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA- 5 pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal memiliki jasa yang sangat besar. Mereka rela tumpah darah untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Apakah nama mereka benar-benar terlupakan?.

Perjuangan pahlawan untuk sampai di titik kemerdekaan Indonesia tentu tidak mudah. Mereka rela mempertaruhkan harta dan nyawanya untuk melawan penjajah. Berbagai peristiwa mengiringi perjalanan Indonesia hingga sampai kegerbang kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Tak berhenti sampai di situ, perjuangan pahlawan Indonesia masih berlanjut. Jatuhnya pada peristiwa besar pasca kemerdekaan di Surabaya tanggal 10 November 1945. Peperangan besar melawan penjajah berlangsung selama 3 minggu.

Indonesia kehilangan pahlawan besar yang sangat berjasa. Dibalik pahlawan besar Indonesia, ada pahlawan yang kurang dikenal. Berikut adalah 5 pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal.

Berikut 5 pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal dikutip dari berbagai sumber:

1. Tan Malaka

Memiliki nama asli Ibrahim, Tan Malaka terkenal dengan pemikiran-pemikirannya tentang kemerdekaan Indonesia. Pemikiran Tan Malaka dijadikan sebuah buku berjudul Naar De Republiek.

Tan Malaka menunjukan perjuangan tidak harus dengan senjata. Ia banyak berpartisipasi dalam memajukan pendidikan Indonesia. Sosok pendiam pria kelahiran 1898 ini sangat Belanda takuti.

Bahkan, Belanda sampai mengasingkan Tan Malaka ke Kupang pada 1922. Tan Malaka sangat berbahaya karena aktif memperjuangkan hak buruh. Ia bahkan sempat menjadi wakil ketua Serikat Buruh Pelikan.

2. Sukarni Kartodiwirjo

Sukarni Kartodiwirjo memiliki andil besar dalam peristiwa Rengasdengklok. Ia bersama pemuda lainnya menculik Soekarno dan Moh. Hatta dan menggunakannya dari hasutan Jepang.

Awalnya, naskah proklamasi hendak ditandatangani oleh semua yang hasir. Namun, Sukarni mengusulkan naskah proklamasi untuk ditandatangani oleh Soekarno dan Moh. Hatta saja. Ia juga mengusulkan untuk menambahkan “atas nama bangsa Indonesia”

3. Frans Kaisiepo

Mungkin sudah tidak asing melihat sosok Frans Kaisiepo. Ya, sosoknya menjadi ilustrasi dalam uang pecahan sepuluh ribu rupiah. Dia adalah pahlawan nasional asal Papua yang juga menjabat sebagai Gubernur Provinsi Papua.

Pria kelahiran Biak tahun 1921 berperan penting dalam mempertahankan Indonesia. Ia memastikan Papua ikut menjadi bagian dari Indonesia.

Puncak perjuangan terjadi pada 31 Agustus 1945, Frans Kaisiepo menjadi orang pertama yang mengibarkan bendera merah putih di tanah cenderawasih.

4. Surastri Karma Trimurti

Indonesia juga memiliki sosok wanita tangguh pembela tanah air bernama Surastri Karma Trimurti. Ia berperan sebagai penyambung lidah rakyat lewat tulisannya sebagai jurnalis.

Selama hidupnya, wanita kelihatan 1912 ini aktif mengajar dan berorganisasi politik. Lantang menyuarakan kemerdekaan Indonesia membuat Surastri Karma Trimurti ditangkap oleh Belanda tahun 1936.

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa ia adalah istri dari pengetik teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, Sayuti Melik.

5. Burhanuddin Mohammad Diah (B.M Diah)

Peran B.M Diah sebagai pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal sangat berarti. Ia seorang wartawan Asia Raya yang turut menjadi saksi permumusan teks proklamasi.

Atas perintah Moh.Hatta, B.M Diah menyebarluaskan berita kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 ke seluruh wilayah. Selain sebagai wartawan, B.M Diah juga bertugas sebagai penyiar radio berbahasa Inggris.

Demikian 5 pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal. 

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement