JAKARTA - Ilmuwan Carolyn Bertozzi, Morten Meldal, dan Barry Sharpless memenangkan Hadiah Nobel 2022 dalam bidang kimia pada Rabu (6/10/2022).
Diketahui, mereka menemukan reaksi yang memungkinkan blok-blok mengikat diri guna secara efisien menciptakan unsur-unsur baru yang diinginkan.
Dikutip dari VOA Indonesia, teknologi ini disebuta kimia klik dan kimia bio-ortogonal kini digunakan di seluruh dunia untuk melacak sel-sel dan proses biologis.
Hal ini dijelaskan oleh badan Hadiah Nobel dalam sebuah pernyataannya.
“Menggunakan reaksi bio-ortogonal, peneliti telah menyempurnakan penyasarakan oleh obat-obat kanker, yang kini sedang diuji dalam percobaan klinis,” demikian ditambahkan.