Share

Unpad Kembangkan Kantin Halal dan Tayib, Ini Alasannya

Tim Okezone, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 65 2681446 unpad-kembangkan-kantin-halal-dan-tayib-ini-alasannya-K6m31VSW9d.jpg Kantin halal dan tayib di Unpad (Foto: Humas Unpad)

BANDUNG - Universitas Padjadjaran (Unpad) mengembangkan kantin kampus halal dan tayib di GOR Santika Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Kantin halal dan tayib di Unpad itu diharapkan dapat menjadi fasilitas untuk menyediakan makanan berkualitas untuk warga Unpad, baik secara syariat (halal) maupun memenuhi syarat keamanan pangan (thayyib).

Ketua Pusat Riset Halal atau Souvia Rahimah mengatakan bahwa pengembangan Kantin Akademik Halal dan Thayyib tersebut merupakan kerja sama Unpad dengan Bank Indonesia.

“Kegiatan ini untuk menjamin warga Unpad bisa mendapatkan makanan halal dan thayyib,” kata Souvia dilansir dari situs resmi Unpad, Rabu (5/10/2022).

Ia menambahkan bahwa pengembangan kantin halal telah dilakukan sejak 2020 lalu. Kegiatan diawali dengan pelatihan bagaimana memproduksi pangan baik oleh para pengusaha kantin yang ada di lingkungan Unpad.

Baca juga: Unpad Kerja Sama dengan Kampus Swasta untuk Buka Program Double Degree

Sebanyak 34 pelaku usaha kantin mengikuti pelatihan tersebut. Usai mengikuti pelatihan, peserta kemudian diikutsertakan ke dalam pelatihan tahap kedua yang digelar pada 2021. Pada tahap ini, peserta melakukan praktik langsung bagaimana memproduksi produk pangan yang halal dan thayyib.

Baca juga: Kemenkes Tetapkan RSGM Unpad sebagai Rumah Sakit Pendidikan

"Mulai dari pemilihan bahan baku produk yang halal, penggunaan alat pendukung, hingga proses produksi yang sesuai dengan standar halal," ujarnya.

Souvia menjelaskan, dari 34 pelaku usaha tersebut, terpilih delapan pelaku usaha yang memenuhi kriteria untuk menjadi mitra dalam pengelolaan kantin halal di Unpad. Lalu, delapan pelaku usaha ini kemudian menjadi mitra dari pengembangan tahap pertama Kantin Akademik Halal dan Thayyib di Unpad.

“Mereka akan dikontrak selama satu tahun untuk menyelenggarakan produksi makanan yang halal dan thayyib. Kalau dirasa cukup, mereka akan gantian dengan pengusaha yang lain untuk dilatih di sini,” kata Souvia.

Kantin Akademik ini tidak sekadar sebagai penyedia makanan berkualitas, melainkan menjadi wahana inkubasi para pelaku kantin di Unpad untuk menyelenggarakan produksi makanan yang halal dan sehat.

Sementara itu, seluruh proses produksi di kantin tersebut akan dilakukan pengawasan dan pendampingan. Selain itu, pelaku usaha juga telah dilakukan pendampingan untuk mendapatkan sertifikasi halal.

“Pendampingan dilakukan oleh 53 Penyelia Halal yang ada di Unpad dan dibantu mahasiswa Pascasarjana di FTIP Unpad yang mengambil mata kuliah Teknologi Pangan Halal,” tambah Souvia.

Seluruh kantin di kampus Unpad ke depan akan juga menerapkan kantin halal dan thayyib mulai dari proses produksi hingga produk yang dihasilkan akan sesuai dengan standar kehalalan dan aturan penyelenggaraan kantin yang sudah ditetapkan Pemerintah.

“Jangan sampai kita penghuni Unpad, terutama mahasiswa, mengonsumsi makanan tidak baik. Karena kualitas mahasiswa berawal dari perut yang sehat dan baik. Ini adalah salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup penghuni Unpad,” kata Souvia.

Inisiator kerja sama Unpad dengan Bank Indonesia Edy Suryadi mengatakan bahwa dengan mendapat kepercayaan dari Bank Indonesia untuk melakukan pelatihan dan pembinaan produksi pangan halal kepada pelaku usaha.

“Harapannya, kantin akademik ini menjadi contoh bagi pengelolaan kantin yang ada di lingkungan fakultas dan universitas,” kata Edy.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini