Share

Cerita Rakyat Timun Mas Penuh Pesan Moral

Cita Zenitha, MNC Portal · Jum'at 30 September 2022 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 624 2678143

JAKARTA- Cerita rakyat timun mas mengandung pesan moral yang ingin disampaikan kepada sang pendongen. Cerita ini sudah diceritakan turun-temurun ke anak cucu hingga kini.

Timun Mas menjadi legenda yang berkembang di Jawa Tengah. Mengisahkan seorang wanita paruh baya mendapatkan seorang anak dari biji timun ajaib yang didapat dari buto ijo. Setelah dewasa, buto ijo menginginkan anak yang cantik jelita dikembalikan padanya.

Penasaran seperti apa kelanjutannya ceritanya? Mari simak cerita rakyat Timun Mas pada artikel berikut.

Timun Emas (mentimun emas) adalah cerita rakyat Jawa yang menceritakan kisah seorang gadis pemberani yang melarikan diri dari raksasa hijau jahat yang mencoba untuk menangkap dan memakannya.

Alkisah, di sebuah desa hiduplah seorang perempuan tua, Mbok Rondo. Ia hidup sebatang kara. Ia ingin sekali memiliki seorang anak, agar dapat merawat dirinya yang sudah mulai tua.

Setiap hari ia pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Pada suatu hari, di tengah hutan. Ia bertemu dengan seorang raksasa yang sangat menyeramkan.

Ia sangat ketakutan. Tubuhnya gemetaran melihat mahluk yang sangat besar itu. Raksasa itu berkata ,” Hei, perempuan tua? Jangan takut, aku tidak akan memakanmu. Kamu sudah terlalu tua. Dagingmu keras dan tidak enak. Aku datang kesini hanya ingin memberikan sesuatu padamu.”

Raksasa itu memberikan beberapa butir benih tanaman dan berkata,”Tanamlah benih ini dan rawatlah dengan baik dan kau akan mendapatkan semua yang kau inginkan selama ini.. tapi ingat, kau tidak boleh menikmatnya seorang diri. Kau harus memberikannya kepadaku juga sebagai tanda terima kasih.”

Ia menanam benih tersebut, keesokan harinya, benih tanaman itu telah tumbuh menjadi tanaman mentimun. Buah-buahnya besar-besar. Jika terkena sinar matahari, warnanya besinar seperti emas.

Karena penasaran dengan dengan buah mentimun itu, akhirnya di petiklah satu yang paling besar. Ketika di belah, Mbok Yem sangat terkejut. Di dalam timun tersebut ada seorang bayi perempuan yang sangat cantik.

Singkat cerita, Timun Emas sudah dewasa. Datanglah Raksasa yang dulu memberi buah. Ia datang menagih janji akan memakan Timun Emas.

Mbok Rindo ketakutan, tidak ingin Timun Emas diambil Raksasa itu. Ia meminta bantuan seorang pertapa yang tinggal di sebuah gunung.

Esoknya, ia pergi menemui pertapa. Sesampainya di sana, ia menyampaikan maksud kedatangannya. Si pertapa lalu memberi empat buah bungkusan kecil yang berisi senjata untuk melawan raksasa.

“Berikanlah bungkusan ini kepada anakmu. Keempat bungkusan ini masing-masing berisi biji timun, jarum, garam dan terasi. Jika raksasa itu mengejarnya, suruh sebarkan isi bungkusan ini!” ujar pertapa.

Raksasa datang menemui Mbok Rondo kedua kalinya. Ia memanggil Timun Mas. Saat Raksasa hendak menangkap Timun Mas, Timun Mas berlari sangat kencang .. Ketika Timun Mas melihat raksasa hampir menangkapnya, ia segera mengeluarkan senjata pertama

Lalu Timun Emas melempar bungkusan kedua yang berisi jarum. Dalam sekejap jarum-jarum itu berubah menjadi kumpulan pohon bambu yang tinggi dan runcing. Tapi meski kakinya tertusuk bambu beberapa kali, raksasa masih bisa bertahan dan terus mengejar Timun Mas.

Dalam keadaan terdesak, Timun Mas melempar bungkusan ketiga yang berisi garam. Seketika hutan yang dilewatinya berubah menjadi lautan luas dan dalam. Raksasa berhasil melaluinya.

Ia melemparkan bungkusan terakhirnya yang berisi terasi. Tempat yang dilaluinya pun menjelma menjadi lautan lumpur yang mendidih. Raksasa tercebur ke dalam lautan lumpur itu, kesakitan, lalu mati.  Melihat anaknya pulang selamat, Mbok Rondo berucap syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa.

Demikianlah cerita rakyat timun mas. Pesan moral yang dapat diambil jadilah wanita yang kuat dan berani ketika menghadapi masalah.

 (RIN)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini