Namun dampak dari terjadinya big bang atau ledakan besar itu adalah alam semesta banyak sekali mengeluarkan bahan baku.
Dan pada saat pemanfaatan gravitasi yang kurang membuat alam semesta tidak bisa mengontrol yang dikeluarkan sehingga segala sesuatu partikel disemburkan dari pusat tertentu.
Adapun salah satu bahan yang disemburkan adalah energi dan 4 kekuatan utama alam, dan selebihnya atau bahan lain adalah partikel-partikel kecil.
2. Runtuhnya gravitasi bintang
Sesudah big bang terjadi, bahan lain yang disemburkan seperti partikel kecil dan yang lain lambat alun berkumpul dan menjadi bintang-bintang dengan suhu yang panas, dan dalam kondisi serta waktu tertentu bintang yang ada bisa mati dan akan menyebabkan gravitasi runtuh.
Dari runtuhnya gravitasilah yang akan membentuk objek baru, yaitu cakram gas serta debu yang akan selalu berputar dikarenakan gravitasi yang pusatnya di inti massa objek.
Mengutip laman University of Gloucestershire, cakram gas serta debu itu dapat terbentuk dari awan gas yang berasal di dalam bintang.
Di dalam waktu yang lama objek tersebut berputar, dan debu itulah yang nantinya akan menjadi bahan utama sebagai tahapan awal dalam pembentukan planet.
3. Debu yang berubah jadi partikel padat
Laman resmi NASA melansir, bahwa gumpalan debu serta gas dari waktu ke waktu akan selalu melakukan sampai akhirnya membentuk partikel yang lebih padat.
Objek akan terus besar dan memproses secara bersamaan setiap waktunya.
Dalam hal ini, agar partikel padat tersebut tetap bersatu maka harus ada kekuatan penting yang dapat menarik serta menyatukannya, yaitu dengan gravitasi.
Selain itu hal yang menjadi bahan utama dalam membentuk planet lainnya adalah gas.
Seiring dengan perputaran serta penggumpalan tersebut memungkinkan partikel akan pecah di bagian sisinya.
Tapi, umumnya, pertahanan akan terus terjadi sesuai formasi perputaran dalam bulatan.
Karena akan membutuhkan waktu yang lama supaya bisa berbentuk seperti bola batu raksasa dan suhunya dingin.