Dari keenam jenjang karier tersebut dapat di artikan sebagai 1) editor pembantu 2) editor bidang 3) editor pengurus kontrak 4) editor pemerolehan atau editor akuisisi 5) editor proyek 6) editor pengembang.
Jenjang karier ini memiliki peran penting pada masing-masing tugas di bidangnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kehadiran seorang editor sangat penting keberadaannya dalam dunia penerbitan buku.
Menurut saya percaya diri dan mau belajar adalah kunci awal untuk kalian bisa memulai karier dibidang penyuntingan buku.
Editor juga manusia, kadang kala kita masih saja ada kesalahan-kesalahan kecil yang tidak disadari pada saat melakukan penyuntingan.
Padahal, kita sudah merasa telah melakukan penyuntingan dengan maksimal dan seteliti mungkin. Namun, begitulah dunia editing, berlatih dan terus mencoba hingga terbiasa itulah kuncinya.
Karna dengan terus berlatih akan membuat kopetensi kita akan semakin meningkat seiring dengan berjalannya waktu.
Budaya berbahasa yang benar dengan mengikuti kaidah yang ada memanglah harus terus dilestarikan, haruslah ada bibit-bibit baru yang bertugas mempertahankan mutu buku siap baca yang berkualitas.
Maka dari itu, untuk sobat kata yang baru terjun di bidang tulis-menulis yuk, mulai mencoba dan terus belajar agar dapat menulis dengan baik dan benar.
Elisdawati Hanika Putri aktivis Persma Ketik Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Jakarta
(Natalia Bulan)