Share

Rumus Kimia Logam Nikel dan Manfaatnya

Rifqa Nisyardhana, Okezone · Sabtu 17 September 2022 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 17 624 2669442 rumus-kimia-logam-nikel-dan-manfaatnya-QCXxdmnxKT.jpg Ilusrasi/Wikipedia

JAKARTA - Nikel merupakan logam transisi ferogmagnetik golongan 10 di tabel periodik dengan nomor atom 28. Simbol nikel, yaitu Ni.

Penemu logam nikel adalah ahli mineral dan kimia asal Swedia, Axel Fredrik Cronstedt pada 1751. Awalnya Cronstedt mengira bahwa nikel merupaka tembaga, maka dia menamakannya “Kupfernickel” yang artinya tembaga setan.

Namun, pada 1754, Cronstedt mencoba memanaskan “Kupfernickel” menggunakan arang. Dia pun melihat bahwa sifatnya berubah menjadi magnet dan berwarna putih.

Dengan hal itu, akhirnya Cronstedt menghapus istilah “Kupfer” dan menamainya sebagai unsur baru, yaitu nikel.

Nikel umumnya digunakan untuk melelehkan dan memadukan dua atau lebih logam. Titik lelehnya berada di 1453 °C dan titik didihnya 2913 °C.

Sifat nikel yang paling baik adalah ia tahan terhadap panas, oksidadi, dan korosi. Maka dari itu, nikel menjadi konduktor panas dan listrik yang baik.

Manfaat dari logam nikel ini biasanya digunakan untuk pembuatan kabel, turbin gas, koin, mesin roket, pelapisan baja/paku/pipa, dan poros baling-baling kapal.

Follow Berita Okezone di Google News

Berikut rumus kimia logam nikel:

1. Pentlandit, (Ni, Fe)9S8

Mineral nikel ini menjadi paling penting karena kandungan besi akan digantikan oleh nikel.

2. Kalkopirit, CuFeS2

Mineral tembaga ini dominan dalam biji sulfida dengan diikuti sejumlah tembaga mineral kecil lainnya.

3. Garnierit, (NiMg)6Si4O10(OH)

Nikel magnesium yang kaya akan kandungan nikel.

4. Lemonit nikel, (Fe,Ni)O(OH)nH2O

Ini merupakan bagian utama dari laterit yang merupakan hasil pelapukan peridotit yang panjang.

Nikel juga menjadi nutrisi penting bagi tubuh. Akan tetapi, jika berlebihan akan menyebabkan kerusakan karena nikel merupakan radioaktif sehingga beracun dan berbahaya bagi kehidupan.

Akibat terlalu banyak mengonsumsi nikel, seperti menghirupnya atau berkumpul di makanan dan minuman, akan dapat menyebabkan kanker paru-paru, kanker hidung, kanker laring, dan kanker prostat bagi manusia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini