Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Ki Hajar, 52 Tahun Jadi Guru Honorer di Pelosok dan Bermimpi Menjadi PNS Sebelum Pensiun

M Purwadi , Jurnalis-Rabu, 27 Juli 2022 |08:13 WIB
Kisah Ki Hajar, 52 Tahun Jadi Guru Honorer di Pelosok dan Bermimpi Menjadi PNS Sebelum Pensiun
Kisah Ki Hajar, 52 tahun menjadi guru honorer/Istimewa
A
A
A

"Memang dari dulu honorer. Dulu beliau pernah mengajar Bahasa Sunda, tapi sekarang pegang kelas II," terang Dadang.

Bagi para guru lainnya di sekolah tersebut, Hadjarudin merupakan sosok panutan dan senior yang patut ditiru.

Sebab, meskipun hanya berstatus non PNS, semangatnya untuk mendidik tidak pernah kendor.

Termasuk di usia senjanya kini. Dadang mengaku sosoknya masih dibutuhkan hingga saat ini, sebab di SDN Babakan Sirna masih kekurangan tenaga pendidik.

Bahkan, di sekolah tersebut tidak ada guru khusus PJOK, sehingga untuk mata pelajaran olahraga harus diemban oleh guru kelas.

Meski begitu, kata Dadang, pihaknya tidak melarang apabila Hadjarudin sewaktu-waktu ingin berhenti.

"Beliau kami anggap sebagai sesepuh, orang tua kami. Memang sampai sekarang dibutuhkan karena beliau pegang kelas karena ada guru honor yang pindah," ujar Dadang.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement