Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

74% Mahasiswa UGM Berasal dari Keluarga Menengah ke Bawah, Kukuhkan Jati Diri Kampus Kerakyatan

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 06 Juli 2022 |11:28 WIB
74% Mahasiswa UGM Berasal dari Keluarga Menengah ke Bawah, Kukuhkan Jati Diri Kampus Kerakyatan
Universitas Gadjah Mada (UGM)/Dok. UGM
A
A
A

YOGYAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pendiriannya memiliki lima jati diri yang selama ini dipegang teguh yaitu sebagai universitas nasional, universitas perjuangan, universitas Pancasila, universitas kerakyatan, dan universitas pusat kebudayaan.

Pengejawantahan UGM sebagai universitas nasional diwujudkan dengan tingkat penerimaan asal mahasiswa yang merepresentasi dari semua provinsi di Indonesia.

Selain bertujuan untuk mengurangi kesenjangan kualitas sumber daya manusia di tanah air. UGM juga terus meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi putra daerah dari wilayah luar Jawa, wilayah Indonesia Timur, dan wilayah-wilayah termasuk dalam kategori Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan secara signifikan proporsi mahasiswa luar Jawa telah mencapai 20% dari total mahasiswa.

Sebagai Universitas kerakyatan, UGM tetap terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang memperhatikan mahasiswa yang berasal dari keluarga yang berekonomi lemah, namun memiliki potensi dan prestasi tinggi.

“Salah satu bentuk perhatian yang diberikan dengan mencarikan sumber-sumber pemberi beasiswa sebagai pendukung finansial mahasiswa agar dapat meningkatkan prestasi dan mempercepat proses penyelesaian studi,” kata Wakil Rektor bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM, Profesor Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr., dikutip dari laman resmi UGM, Rabu (6/7/2022).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement