Share

Apa Perbedaan Sistem Ekonomi Pancasila dan Sistem Ekonomi Kapitalis? Simak Baik-Baik!

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Sabtu 25 Juni 2022 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 624 2617477 apa-perbedaan-sistem-ekonomi-pancasila-dan-sistem-ekonomi-kapitalis-simak-baik-baik-fkUnPDf4Wj.jpg Ilustrasi/Pixabay

JAKARTA - Perbedaan Sistem Ekonomi Pancasila dan Sistem Ekonomi Kapitalis mungkin sudah tidak begitu asing di telinga Anda.

Apalagi bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia ekonomi.

Dilansir dari Modul Sistem dan Reformasi Ekonomi Indonesia karya Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec, Sistem Ekonomi merupakan sebuah cara yang dilakukan suatu negara untuk mengatur jenis produk yang dihasilkan, menghasilkan suatu produk, dan juga bagaimana produk tersebut bisa didistribusikan ke seluruh masyarakat.

Sistem Ekonomi ternyata terbagi atas beberapa jenis, contohnya Sistem Ekonomi Pancasila dan Sistem Ekonomi kapitalis. Nah berikut adalah perbedaan Sistem Ekonomi Pancasila dan Sistem Ekonomi Kapitalis. Yuk Simak!

Perbedaan Sistem Ekonomi Pancasila dan Sistem Ekonomi Kapitalis

 

Sistem Ekonomi Pancasila

Konsep mengenai Sistem Ekonomi Pancasila sudah mulai dikembangkan sejak 1980 pada Seminar Nasional di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sistem Ekonomi Pancasila digali berdasarkan pemikiran bahwa Sistem Ekonomi harus sesuai dengan ideologi bangsa, sistem nilai, dan sosial-budaya yang berkembang pada suatu negara.

Jadi, Sistem Ekonomi yang satu ini mengacu pada sila-sila yang ada di dalam Pancasila.

Setidaknya, ada lima prinsip yang digunakan oleh Sistem Ekonomi Pancasila, yaitu:

1. Roda kegiatan ekonomi bangsa digerakan oleh rangsangan ekonomi, sosial, dan moral.

2. Adanya kehendak masyarakat untuk mewujudkan kemerataan sosial, yaitu dengan tidak membiarkan terjadi ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial.

3. Semangat nasionalisme ekonomi dalam era globalisasi makin jelas dengan mewujudkan perekonomian yang kuat, tangguh, dan mandiri.

4. Demokrasi ekonomi yang berdasarkan kerakyatan dan kekeluargaan.

5. Memunculkan keseimbangan yang harmonis, efisien, dan adil.

Sistem Ekonomi Kapitalis

Dasar dari Sistem Ekonomi Kapitalis adalah pandangan yang menekankan pada liberalisme, individualisme, rasionalisme, materialisme, dan humanisme.

Sistem Ekonomi ini memberikan kebebasan kepada setiap individu untuk memperkaya diri sendiri dan meningkatkan kesejahteraannya.

Kebebasan ini tentu membuat setiap individu bebas berinovasi dan mendorong kemajuan.

Di sisi lain, kapitalisme yang terjadi justru membuat pihak lain yang tidak memiliki modal yang sama tidak mampu bekerja di dalam pasar dan tidak dapat mencapai kemakmuran.

Karena ketidakseimbangan ini memunculkan terjadinya monopoli pasar.

Berikut adalah ciri-ciri dari Sistem Ekonomi Kapitalis:

1. Penjaminan atas hak kepemilikan perseorangan

2. Mementingakna diri sendiri

3. Pemberian kebebasan penuh

4. Persaingan bebas

5. Harga sebagai penentu

6. Peran negara minimal

Dari perbedaan Sistem Ekonomi Pancasila dan Sistem Ekonomi Kapitalis yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kedua Sistem Ekonomi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini