Share

Cerita Perjuangan Dosen UM Surabaya Raih Beasiswa S3 di Eropa, Alami 14 Kali Kegagalan

Natalia Bulan, Okezone · Sabtu 18 Juni 2022 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 65 2613899 cerita-perjuangan-dosen-um-surabaya-raih-beasiswa-s3-di-eropa-alami-14-kali-kegagalan-vil4bQOQnm.jpeg Achmad Hidayatullah/Dok. UM Surabaya

Baginya, apa yang diajarkan di panti sangatlah berpengaruh bagi hidupnya sehingga membentuk pribadi yang penuh berjuang di tengah keterbatasan yang ia jalani.

Saat memutuskan kuliah di Surabaya pun hidupnya juga tidak langsung mudah. menurutnya tahun itu universitas di Indonesia belum menyediakan beasiswa bidikmisi seperti saat ini.

Tahun tersebut kampus ada beasiswa BBM dan PPM tapi Dayat selalu gagal.

“Dulu saat masuk kuliah dibantu panti. Tapi untuk biaya makan saya tetap sulit. Waktu itu harga sayur satu plastik 500-1000 rupiah. Setiap hari saya makan seadanya,”terang Dayat.

Menurutnya pula ia sering membeli tempe dan dimakan mentah untuk lauk. Ia sangat menyadari orang tua di desa tidak bisa memberinya materi secara penuh, sehingga ia harus punya usaha lebih untuk bertahan hidup di Surabaya.

“Pernah sehari baru bisa makan jam 12 malam karena benar-benar tidak ada uang waktu itu. Pernah juga saya satu minggu lauk ikan kering karena diberi teman,”ungkapnya lagi.

Karena keterbatasan ekonomi yang dialamainya Dayat memutuskan untuk berkuliah sambil bekerja. Ia bekerja sebagai penjual empek-empek hingga menjadi cleaning service.

Akibatnya ia menjadi tidak fokus saat belajar di kelas, ditambah aktivias organisasi yang cukup padat.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini