Share

Lukman Hakim Saifuddin Terima Gelar Kehormatan Honoris Causa di UIN Jakarta

Nandha Aprilia, MNC Media · Selasa 31 Mei 2022 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 31 65 2603060 lukman-hakim-saifuddin-terima-gelar-kehormatan-honoris-causa-di-uin-jakarta-zczMkJpJ4p.JPG Lukman Hakim Saifuddin terima gelar doktor honoris causa di UIN Jakarta/ Nandha A

JAKARTA - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta  menganugerahi Menteri Agama (Menag) periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin (LHS) gelar Doktor Kehormatan atau doktor honoris causa (Dr HC).

Penyerahan gelar doktor kehormatan ini dilakukan melalui proses Sidang Senat Terbuka di Auditorium Utama, UIN Jakarta, Selasa (31/5/2022).

LHS diberi gelar karena jasa-jasanya membangun negeri, terutama dalam hal pengembangan pendidikan Islam dan moderasi beragama di Indonesia.

Wakil Rektor UIN Jakarta, Profesor Dr. Zulkifli menuturkan, keputusan pemberian penganugerahan gelar doktor ini tertuang dalam Keputusan Rektor UIN Jakarta No 462 tahun 2022.

"Keputusan rektor UIN Jakarta No 462 tahun 2022 tentang penganugerahan gelar doktor penghormatan kepada Lukman Hakim Syarifuddin," paparnya dalam upacara penganugerahan gelar tersebut yang juga dilaksanakan secara virtual, Selasa (31/5/2022).

Profesor Dr. Azyumardi Azra selaku Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora dan Rektor UIN Jakarta periode 1998-2006 dan selaku promotor menuturkan alasannya mengusungkan mantan Menteri Agama itu yang dinilai memiliki konsisten yang tinggi dalam bidang pengkajian Islam moderasi beragama.

"Saya memandang gelar honoris causa ini kepada pak Lukman merupakan langkah strategis kembali sikap dan keberpihakan civitas akademika atau keluarga besar umat Islam Indonesia," ujarnya saat memberikan sambutan.

Selain itu, penilaian ini juga melihat dari ketika LHS menjabat sebagai menteri agama yang dinilai telah menggagaskan, merumuskan hingga melaksanakan proyeksi agama yang menjadi gerakan memperkuat dan membangun tatanan beragama rukun, berhamoni di antara umat bangsa Indonesia yang majemuk.

Pada kesempatan tersebut, Lukman Hakim Syarifuddin pun berterima kasih atas gelar yang diberikan kepadanya hari ini. Kemudian, dia mengingatkan kembali tentang pentingnya moderasi beragama.

"Moderasi beragama hakikatnya ikhtisr dan proses yang tidak berkesudahan. Upaya untuk bagaimana membangun cara pandang dan sikap berpaktek bersama. Melindungi kemanusiaan dan membangun kemaslahatan bersama," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini