Share

5 Karier yang Bisa Dipertimbangkan untuk Kamu yang Bergelar Psikologi

Natalia Bulan, Okezone · Sabtu 28 Mei 2022 06:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 65 2601458 5-karier-yang-bisa-dipertimbangkan-untuk-kamu-yang-bergelar-psikologi-XEsMzzJJiE.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - Psikologi adalah gelar sarjana paling populer di seluruh dunia dan jurusan paling populer keempat di Amerika Serikat.

Gelar dalam psikologi dapat membuka banyak peluang bahkan jika tujuan karier jangka panjang tidak langsung di lapangan.

Siswa dengan gelar psikologi memiliki banyak pilihan karier ketika lulus.

Apa saja karier yang bisa dipertimbangkan untuk lulusan gelar Psikologi? Dikutip dari Crimson Education simak selengkapnya di sini!

1. Psikologi Klinis

Psikolog klinis adalah seorang ahli dalam perilaku manusia yang menggunakan metode psikologis untuk memahami dan membantu orang mengatasi masalah yang mengganggu kemampuan mereka untuk berfungsi secara efektif.

Mereka bekerja secara langsung dengan pasien, mendiagnosis kondisi dan membantu mereka menentukan pengobatan terbaik.

Psikolog klinis dapat mendiagnosis masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, gangguan bipolar, skizofrenia, gangguan makan, gangguan kepribadian, dan kecanduan.

Mereka juga dapat memberikan layanan konseling, termasuk psikoterapi (terapi bicara), terapi perilaku kognitif, terapi perilaku dialektik, terapi keluarga, terapi kelompok, pembinaan kehidupan, konseling perkawinan, dan konseling pasangan.

2. Terapis/konselor

Seperti psikolog, terapis biasanya dapat memberikan dukungan dan bimbingan emosional selama proses diagnosis dan mengelola perubahan hidup.

Mereka mungkin menawarkan saran tentang strategi coping, teknik manajemen stres, dan menangani kecemasan, depresi, dan trauma.

Selain memberikan dukungan emosional, terapis dapat membantu orang mengembangkan kebiasaan makan yang sehat dan mengelola keinginan mengidam.

Mereka mungkin mengajari mereka cara mengatasi emosi yang sulit, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan menangani masalah hubungan.

Terapis juga dapat membantu orang yang berjuang melawan kecanduan dengan mengajari mereka cara menghindari pemicu dan membangun hubungan yang lebih sehat.

Seorang terapis biasanya akan memiliki beberapa jenis pendidikan dan pelatihan di bidang psikologi, konseling, pekerjaan sosial, atau bidang terkait lainnya.

Mereka mungkin juga memiliki kualifikasi tambahan di bidang-bidang seperti nutrisi, olahraga, atau perhatian penuh.

3. Pekerja sosial

Seorang pekerja sosial membantu individu, keluarga, dan kelompok menavigasi masalah sosial, mengidentifikasi dan memanfaatkan struktur pendukung.

Mereka akan sering bekerja dengan klien yang telah mengalami trauma, pelecehan, pengabaian, kemiskinan, tunawisma, penyakit mental, penyalahgunaan zat, kekerasan dalam rumah tangga, atau sejumlah tantangan lainnya.

Mereka juga dapat memberikan layanan konseling kepada mereka yang mengalami kesedihan, perceraian, atau transisi kehidupan lainnya.

Pekerjaan sosial berbeda dari profesi lain dalam penekanannya pada membantu orang membuat keputusan tentang bagaimana hidup, berpikir, bertindak, berhubungan, dan menciptakan makna dalam hidup mereka.

Pekerja sosial diposisikan secara unik untuk menangani masalah yang melintasi disiplin ilmu, seperti stres keluarga, penyakit mental, penyalahgunaan zat, dan tunawisma.

Mereka sering bekerja sama dengan profesional lain, termasuk psikolog, psikiater, perawat, konselor, dokter, apoteker, anggota pendeta, guru, pengacara, hakim, petugas polisi, petugas masa percobaan, petugas pembebasan bersyarat, administrator layanan manusia, orang tua, pendidik, konselor pemuda, penyedia layanan sosial, dan lain-lain.

4. Manajer Kasus

Manajer kasus sering bekerja dalam bidang pekerjaan sosial.

Mereka biasanya bekerja dengan anak-anak dan remaja yang mengungsi dari rumah mereka atau menghadapi tantangan hidup yang kompleks.

Manajer kasus membantu individu menavigasi situasi mereka dan membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Manajemen kasus adalah bidang yang berkembang.

Ini telah berkembang sejak tahun 1980-an karena lebih banyak orang diberi akses ke layanan yang mereka butuhkan.

Banyak manajer kasus bekerja di organisasi nirlaba, membantu orang mendapatkan bantuan pemerintah, tunjangan disabilitas, kupon makanan, perawatan kesehatan, dan bentuk bantuan lainnya.

Beberapa profesional mengkhususkan diri dalam bidang-bidang tertentu seperti kesejahteraan anak, kesehatan mental, pemulihan kecanduan dan tunawisma.

5. Psikolog Olahraga

Seorang psikolog olahraga bekerja dengan tim olahraga, membantu mereka menjaga kesehatan mental mereka setajam kesehatan fisik mereka.

Psikologi olahraga adalah bidang yang berkembang pesat.

Atlet sering menderita stres, kecemasan dan depresi ketika mereka tidak memenangkan pertandingan.

Masalah-masalah ini dapat memengaruhi kinerja dan meningkatkan tingkat cedera. Psikolog Olahraga membantu atlet mengatasi masalah tersebut dengan bekerja bersama mereka untuk mencari tahu mengapa mereka merasa buruk dan kemudian merancang cara untuk memastikan mereka tidak mengalami perasaan seperti itu lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini