Share

Cerita Disabilitas Ikut UTBK SBMPTN 2022 di Universitas Brawijaya: Semua Tidak Kesulitan

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 19 Mei 2022 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 624 2596985 cerita-disabilitas-ikut-utbk-sbmptn-2022-di-universitas-brawijaya-semua-tidak-kesulitan-8WW7YfDvyX.jpg Suasana UTBK SBMPTN 2022 di UB/Avirista Midaada

MALANG - Sebanyak tujuh peserta difabel mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Brawijaya (UB).

Mereka terdiri dari lima peserta tuna saksi yang mengikuti tes pada sesi pertama pada Selasa (17/5/2022), sedangkan dua peserta yang menderita low vision mengikuti tes UTBK Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada Kamis (19/5/2022).

Peserta UTBK difabel Dewinta Sasi Kirana mengaku begitu terbantu dengan pelaksanaan UTBK SBMPTN di Universitas Brawijaya. Menurutnya, sebelum pelaksanaan tes UTBK dirinya memang sudah mempersiapkan dari rumah dengan melakukan pengecekan lokasi secara virtual, melalui laman Selma.

"Dan ketika datang di Universitas Brawijaya langsung diarahkan oleh petugas, sehingga tidak kesulitan mencari lokasi," kata Dewinta.

Dirinya menambahkan, pelaksanaan UTBK juga dinilai cukup mematuhi protokol kesehatan sejak masuk ke area tes dengan memakai masker, sarung tangan, sterilisasi ruangan, fasilitas mencuci tangan, dan menjaga jarak antar peserta.

“Pelaksanaan UTBK di UB sangat tertib, prokesnya ketat, saat datang langsung diminta mencuci tangan di tempat yang disediakan,” ungkap peserta yang memilih Pendidikan Sosiologi dan Pendidikan IPS di UM ini.

Peserta difabel lainnya Iva Salsabila juga mengaku tak kesulitan saat mempersiapkan diri menghadapi UTBK SBMPTN di UB. Bahkan perempuan asal SMAN 1 Bululawang juga menyebut, tidak kesulitan saat mengerjakan soal-soal ujian.

“Alhamdulillah tidak kesulitan saat mengerjakan soal, tetapi harus berburu dengan waktu karena banyak soal dengan bacaan yang panjang,” ungkap salah satu peserta difabel low vision Iva Salsabila.

Ia menambahkan, akses menuju lokasi ujian juga dapat dengan mudah dijangkau melalui denah dan petunjuk. “Mencari lokasi ujian cukup mudah, dan dengan adanya bantuan pendamping sangat memudahkan sekali,” kata peserta lulusan SMAN 1 Bululawang ini.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Aulanni’am, DES menuturkan, UB juga memfasilitasi peserta UTBK difabel. Ada tujuh peserta difabel, yang terdiri dari dua orang tuna netra dan lima orang tuna daksa. Mereka disediakan ruangan khusus di FISIP dan FILKOM.

“Mereka kami tempatkan di dua fakultas tersebut karena memang ada akses dan fasilitas untuk difabel,” pungkasnya.

(bul)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini